Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 70% paparan covid-19 terjadi dalam aktivitas makan di luar. Hal ini dikatakan oleh Juru bicara Satgas Covid-19 Sumatra Barat Jasman Rizal Dt Rajo Bendang.
Menurutnya, makanan yang dijual di luar dan tidak ditutup rawan terkena percikan droplet. "Penyebab terkena covid-19 bukan karena kontak erat. Sekarang 70% dari makanan," katanya, kemarin.
Dijelaskan Jasman, droplet merupakan penularan pertama virus korona. Makanan yang dijual di luar tanpa penutup akan mudah terkena percikan droplet.
"Kalau beli makanan, jangan yang terbuka. Kalau saya beli makanan, sebelum dikonsumsi saya panaskan lagi di rumah," terangnya.
Jasman juga mengungkapkan, selama ini cukup banyak pedagang yang abai dengan protokol kesehatan. Pedagang kerap tak mengenakan masker, padahal sedang mengambilkan makanan bagi pelanggan. Droplet tadi masuk ke makanan dan berpotensi menularkan kepada pembeli. (OL-14)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved