Rabu 07 Juli 2021, 17:43 WIB

Palembang Terapkan PPKM Mikro Ketat, Mal Tutup Pukul 17.00

Dwi Apriani | Nusantara
Palembang Terapkan PPKM Mikro Ketat, Mal Tutup Pukul 17.00

MI/Dwi Apriani.
Wali Kota Palembang Harnojoyo.

 

PENERAPAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro ketat bakal diberlakukan pada dua kota Sumatra Selatan yakni Palembang dan Lubuk Linggau. Hal ini lantaran kasus positif covid-19 di dua daerah tersebut meningkat pesat.

Di Palembang, pemerintah kota sudah membahas kebijakan dan aturan selama PPKM mikro ketat tersebut. Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan pihaknya akan menerapkan PPKM mikro ketat untuk mengurangi mobilitas masyarakat mulai 9 Juli hingga 20 Juli 2021.

"Kami termasuk salah satu dari 43 wilayah luar Jawa yang harus menerapkan pengetatan PPKM. Sebetulnya instruksi Mendagri itu dari tanggal 6 tetapi kami tidak mungkin melaksanakannya karena perlu sosialisasi. Hari ini sampai Jumat akan dilakukan sosialisasi untuk mengadakan pengetatan," tutur Harnojoyo, Rabu (7/7).

Salah satu kebijakan yang diterapkan yakni pembatasan waktu operasional di mal dan tempat hiburan. "Akan diberlakukan Jumat sore (PPKM mikro ketat). Pembatasan kami laksanakan pukul 17.00 WIB seperti mal dan akan dievaluasi. Kalau kasusnya dapat menekan dengan kebijakan ini akan kami teruskan," jelas dia.

Selain waktu operasional untuk mal dibatasi hingga sore, perkantoran turut diminta melakukan  work from home (WFH) sebesar 75% dari jumlah karyawan. "PPKM mikro dilanjutkan pengetatan, karena kasus covid-19 di Palembang naik, baik meninggal dan positif serta hunian rumah sakit meningkat," ungkap dia.

 

Ia menambahkan, aturan penerapan pengetatan PPKM mikro segera dikeluarkan melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Palembang pada Jumat nanti. Dalam 11 poin yang dikeluarkan, dua di antaranya aturan jam operasional perkantoran serta mal dan kafe. "Kami minta waktu dua hari untuk sosialisasi. Surat edaran akan diterbitkan Jumat. Mohon semua pihak untuk kerja samanya terutama masyarakat," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

AFP

BMKG Bantah Gelombang Panas Landa Sulut

👤WidhorosoKOORDINATOR Bidang Observasi dan Informasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Molle mengatakan tak ada gelombang panas terjadi di Sulawesi Utara (Sulut). "Informasi itu tidak benar, hoaks," kata Be 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 19:56 WIB
KOORDINATOR Bidang Observasi dan Informasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Molle...
MI/Wibowo

Ombudsman Banten Apresiasi Kapolda Banten Beri Hukuman Berat ke Brigadir NP

👤Wibowo S 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 19:32 WIB
KEPALA Ombudsman Banten Dedy Irsan mengapresiasi kerja cepat Kapolda Banten Irjen Dr. Rudy Heriyanto dalam melaksanakan perintah Kapolri...
ANTARA

Dishub Yogyakarta Terapkan Sistem Satu Pintu Bagi Bus Wisatawan

👤Ardi Teristi 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 19:09 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Yogya menerapkan kebijakan Sistem Satu Pintu (One Gate System) bagi bus pariwisata yang hendak masuk ke Kota...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya