Rabu 07 Juli 2021, 15:45 WIB

Pemprov Sumsel Bolehkan PTM Asalkan Ada Izin Orang Tua

Dwi Apriani | Nusantara
Pemprov Sumsel Bolehkan PTM Asalkan Ada Izin Orang Tua

MI/Vicki G
Simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah saat pandemi Covid-19.

 

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan membolehkan sekolah mengadakan pertemuan tatap muka (PTM). Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Riza Fahlevi mengatakan ini sesuai dengan intruksi dari Gubernur Sumsel sendiri untuk pertemuan tatap muka disekolah terpenting memiliki persetujuan dari wali murid.

"Pekan depan sekolah sudah boleh melakukan pembelajaran tatap muka. Tapi sekolah harus mengantongi surat persetujuan dari wali murid. Jika belum ada maka sekolah tetap memberikan pelajaran kepada siswa secara Daring," kata dia, Rabu (7/7).

Ia menambahkan, pelajaran tatap muka sendiri sudah sesuai dengan surat dari ke empat menteri. Tentu saja surat tersebut di setujui oleh Gubernur Sumsel untuk melakukan pelajaran tatap muka disekolah.

Menurutnya, sekolah harus benar-benar melakukan protokol kesehatan dengan ketat. Baik dari siswa datang maupun siswa pulang sekolah. Semua siswa akan mematuhi semua prokes yang ada.

Gugus tugas penanganan Covid-19 juga dilibatkan dalam hal ini. Nanti pihaknya akan terus memantau jalannya pembelajaran apakah ada kendala atau tidak.

"Kami akan turunkan tim untuk mengawasi sekolah se-sumsel. Apakah sudah benar prokes yang dilakukan sebelum siswa masuk sekolah pada 12 Juli nanti," jelas Riza.

Terpisah, Kepala SMAN 5 Palembang, Taufik mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan sistem pembelajaran tatap muka di masa pandemi ini. Semua prokes sudah disiapkan oleh sekolah.Mulai dari pintu sudah disiapkan head sanitizer, pengukuran suhu.

Ia menerangkan, didalam kelas siswa di jarak dan di silang tempat duduknya. Siswa tidak ada jam istirahat diluar kelas. Selama proses pelajaran siswa di dalam kelas. Saat istirahat siswa melaksanakan makan dan minum tetap di dalam kelas.

"Jadi siswa tidak ada yang keluar dan berkumpul di luar kelas. Sampai jampulang siswa langsung pulang tentu saja saat pulang akan dikasih jeda waktu tiap kelas secara bergiliran. Agar tidak terjadi kerumunan siswa,"
ungkapnya.

Lama waktu belajar siswa disekolah hanya 3 jam saja. Waktu 3 jam ini sama dengan jam belajar siswa yang dirumah. Saat ini sudah ada sedikitnya 50 persen lebih wali murid yang menyetujui pelajaran tatap muka berlangsung di sekolah.

"Tentu saja wali murid yang bersedia anaknya belajar disekolah harus membuat persetujuan bermaterai. Saya tidak ingin ada kesalahan makanya saya membuat persetujuan dengan materai kepada wali murid," jelas Taufik. (OL-13)

Baca Juga: Setop Berdebat, Polri Ajak Masyarakat Fokus Keluar Dari Lonjakan Covid 19

Baca Juga

MI/Widjajadi

Pemkot Solo Minta Sekolah Antisipasi Klaster PTM

👤Widjajadi 🕔Kamis 23 September 2021, 13:03 WIB
"Ya meski vaksinasi siswa didik di Kota Solo sudah mencapai 80% lebih, tetapi kewaspadaan terhadap kemungkinan penularan covid-19...
MI/Gabriel Langga

Ikut Ujian Kompetensi, Siswa LPK Karunia Bunda Siap Terjun di Dunia Kerja

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 23 September 2021, 11:19 WIB
Ada sekitar 40 peserta didik yang mengikuti pelatihan desain grafis yang dilaksanakan selama 38 hari di LKP Karunia...
MI/Djoko Sardjono

TNI/Polri Tingkatkan Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Klaten

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 23 September 2021, 10:50 WIB
Serbuan vaksinasi TNI-Polri, dalam dua pekan terakhir, telah dilaksanakan di 18 Polsek jajaran Polres...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sarjana di Tengah Era Disrupsi

Toga kesarjanaan sebagai simbol bahwa seseorang memiliki gelar akademik yang tinggi akan menjadi sia-sia jika tidak bermanfaat bagi diri dan orang banyak di era yang cepat berubah ini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya