Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Besar Teknologi kembali menerjunkan tim teknologi modifikasi cuaca (TMC) hujan buatan guna pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.
"Tim akan mulai operasi hari ini dengan mengerahkan armada pesawat cassa 212-200 A-2103 milik TNI AU," kata Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT Posko TMC Pekanbaru Tukiyat dalam keterangannya, Minggu (4/7).
Ia menjelaskan, BBTMC-BPPT telah menyiapkan 8,5 ton NaCL yang diangkut dari Tangerang, Banten dan akan ditambahkan sesuai kebutuhan selama operasi TMC berlangsung. Dalam operasional penyemaian awan tim TMC yang berjumlah 11 orang didukung TNI AU Skadron 4 Malang yang menugaskan 11 orang kru pesawat.
Pelaksanaan TMC di Provinsi Riau kali ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menggandeng PT RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper), BPPT, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satgas Penanganan Karhutla Provinsi Riau. Selain itu mendapat dukungan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, BPBD Riau, dan juga Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).
Kepala BBTMC-BPPT Jon Arifian mengatakan secara historis di Provinsi Riau pola curah hujan yang bersifat equatorial yang mempunyai dua musim (hujan dan kemarau). "Musim pola curah hujan menurun pada Februari-April (FMA) dan Juli-Oktober (JASO). Musim kemarau pertama puncaknya Februari lalu sedangkan musim hujan puncaknya di April hingga Mei," jelasnya
Pada Juni, lanjut Jon Arifian, mulai memasuki masa transisi dan kemarau berikutnya dimulai pada Juni, Juli, Agustus hingga September dan peralihan Oktober, November, dan Desember memasuki musim hujan periode kedua.
"Pada kondisi curah hujan yang rendah, berpotensi memunculkan titik panas yang dapat mengakibatkan Karhutla," ujarnya.
Jon Arifian menambahkan, operasi TMC yang dilaksanakan sebagai upaya pencegahan Karhutla di Provinsi Riau. "Pelaksanaan TMC di Riau merupakan operasi kedua dalam tahun ini. TMC Sumsel-Jambi dan Riau ini adalah satu paket yang telah dilaunching oleh Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK pada 10 Juni 2021. Sumsel-Jambi yang didukung PT Sinar Mas Forestry telah dilaksanakan 10-27 Juni 2021. Sementara TMC Riau didukung KLHK dan PT RAPP yang akan dimulai besok," terangnya.
Wakil PT RAPP Roni Hasfikar mengatakan apresiasi dan mendukung TMC Pencegahan Karhutla di Riau. "Tahun ini merupakan kedua kalinya kami terlibat. Tahun lalu, operasi TMC memberikan hasil yang baik. Kami berharap, tahun-tahun berikutnya dapat mendukung upaya pencegahan karhutla," ujarnya. (OL-15)
HARIMAU Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) berusia remaja menuju dewasa dilaporkan muncul di sekitar pemukiman penduduk di RT.14/RW.14 Desa Benteng Hulu, Siak, Riau.
Seekor gajah jantan dewasa berusia sekitar 40 tahun ditemukan mati mengenaskan dengan kondisi kepala terpotong di area konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP), Pelalawan, Riau.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada pelaku pembunuhan gajah yang ditemukan mati dalam kondisi dimutilasi.
Gakkum Kehutanan memeriksa PT RAPP terkait kematian Gajah Sumatera di Riau. Investigasi fokus pada pemenuhan kewajiban perlindungan satwa di areal konsesi.
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mengecam keras atas pembantaian seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) di areal konsesi.
Gakkum Kehutanan mengejar dan membongkar jaringan yang diduga terlibat dalam pembunuhan Gajah Sumatera yang mati terpenggal di Riau.
HUJAN deras mendadak mengguyur Kota Pekanbaru sejak sekitar pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB, Jumat (25/7) sore.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggunakan helikopter water bombing untuk membantu pemadaman kebakaran kebakaran hutan dan lahan di Rokan Hulu, Riau.
OPERASI Modifikasi Cuaca (OMC) atau dulunya disebut dengan TMC atau hujan buatan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau saat ini sedang dilaksanakan selama 8 hari.
BNPB dan BRIN kembali melakukan modifikasi cuaca hujan buatan untuk menangani karhutla dan kabut asap.
BNPB kembali menggelar hujan buatan di Kalimantan Selatan untuk mengatasi karhutla di Kalimantan Selatan.
MALAYSIA akan mencoba menurunkan hujan buatan dengan menaburkan garam di langit Kuala Lumpur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved