Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menggelar hujan buatan (TMC) di wilayah udara Provinsi Kalimantan Selatan. Sampai saat ini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalsel masih terjadi di sejumlah wilayah Kalsel.
"Sejak kemarin BNPB kembali melakukan TMC di Kalsel. Kegiatan TMC akan berlangsung hingga tanggal 8 Oktober besok. Sejauh ini TMC berhasil menurunkan hujan di beberapa kabupaten seperti Tabalong dan Balangan, serta hujan dengan intensitas rendah di wilayah Kota Banjarbaru dan Banjarmasin," kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kalsel, Pormadi Dharma, ditemui di Posko Karhutla Guntung Damar, Kota Banjarbaru, Jumat (6/10).
Dari hasil rapat tim BNPB dan Satgas Karhutla Kalsel, diketahui kegiatan TMC dilakukan dua kali penyemaian (shorti) sehari dengan jumlah garam yang disemai sebanyak 2 ton. Sedangkan wilayah semai meliputi Banjarmasin, Tapin, Tanah Laut, Kotabaru, dan kawasan banua Enam hingga Pegunungan Meratus.
Pantauan Media Indonesia, kegiatan TMC upaya penanganan darurat Karhutla dengan aksi pembasahan gambut di areal sekitar bandara Syamsudin Noor yang dilakukan tim BPBD Kalsel dan TNI-Polri masih terus berlangsung. Demikian pula dengan pemadaman karhutla di sejumlah wilayah melalui Satgas darat dan helikopter water bombing.
Pada bagian lain, parahnya kabut asap akibat Karhutla di Kalsel berdampak pada meningkatnya serangan ISPA pada masyarakat. Bahkan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong harus mendapatkan perawatan medis akibat terpapar kabut asap setelah beberapa hari terjun langsung memadamkan api di areal lahan dan hutan gambut ring satu sekitar bandara Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru. (Z-3)
HUJAN deras mendadak mengguyur Kota Pekanbaru sejak sekitar pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB, Jumat (25/7) sore.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggunakan helikopter water bombing untuk membantu pemadaman kebakaran kebakaran hutan dan lahan di Rokan Hulu, Riau.
OPERASI Modifikasi Cuaca (OMC) atau dulunya disebut dengan TMC atau hujan buatan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau saat ini sedang dilaksanakan selama 8 hari.
BNPB dan BRIN kembali melakukan modifikasi cuaca hujan buatan untuk menangani karhutla dan kabut asap.
MALAYSIA akan mencoba menurunkan hujan buatan dengan menaburkan garam di langit Kuala Lumpur.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai bahwa OMC yang dilakukan di Indonesia merupakan upaya mitigasi bencana yang terukur dan berbasis sains.
BMKG menjelaskan, teknik penyemaian awan dalam OMC tidak menciptakan awan baru, melainkan hanya memicu proses alami pada awan yang sudah jenuh.
Menurut dia, pada sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan penyemaian awan dilakukan di wilayah overhead perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000-12.000 kaki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved