Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
RAUNGAN suara mesin speedboat, klotok dan jet ski siang itu menarik perhatian dan menjadi tontonan ratusan warga Desa Kanoko, sebuah desa yang berada di tepi Sungai Barito masuk wilayah Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala. Sementara para anggota Pokdarwis, petugas keamanan dan protokoler pemda sudah lebih dulu tiba untuk menyambut kedatangan rombongan pejabat provinsi dan Pemkab Barito Kuala.
Menurut penuturan warga setempat, nama Kanoko berasal dari nama sebuah perusahaan kayu dimana mayoritas penduduk desa dulunya adalah para pekerja industri kayu yang memang banyak di sepanjang tepi Sungai Barito. Kini industri kayu sudah mati suri dan banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan. Sebagian dari mereka memilih tetap tinggal di Desa Kanoko beralih profesi sebagai petani, nelayan sungai maupun pekerjaan lainnya.
Dalam beberapa tahun terakhir nama Desa Konoko menjadi populer seiring dengan dijadikannya desa ini menjadi desa wisata oleh Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Keberadaan habitat Bekantan (nasalis larvatus) atau warga setempat menyebutnya Kera Belanda menjadi daya tarik bagi pengembangan wisata, selain potensi wisata berbasis sungai dan perikanan.
Pulau Curiak, sebuah pulau kecil di tengah Sungai Barito yang masuk wilayah Desa Kanoko memiliki hutan mangrove habitat beragam fauna mamalia dan burung termasuk satwa bekantan. Selain Pulau Curiak, mamalia maskot Kalimantan Selatan ini juga banyak terdapat di kawasan mangrove sepanjang Sungai Barito dan Pulau Bakut (di bawah Jembatan Barito) yang merupakan kawasan Taman Wisata Alam di bawah pengelolaan BKSDA Kalsel.
Sedangkan di Pulau Curiak berdiri Pusat Penelitian Bekantan yang dibangun Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI). Kini Pulau Curiak sudah berkembang menjadi destinasi wisata minat khusus dan banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.
"Bersama pemerintah daerah kami mencoba mengembangkan Pulau Curiak menjadi destinasi wisata minat khusus karena pulau ini memiliki keindahan alam, habitat bekantan dan beragam hewan eksotis di dalamnya," tutur Ketua Yayasan SBI, Amalia Rezeki.
Baca juga: Pemprov Kalsel Bantu Yayasan Sahabat Lestarikan Bekantan
Bahkan potensi besar yang dimiliki Pulau Curiak mendapat perhatian Kementerian Pariwisata untuk dikembangkan bersamaan dengan pengembangan Desa Wisata Kanoko. Bupati Barito Kuala Noormiliyani AS menyatakan keseriusannya untuk mengembangkan wisata alam di Pulau Curiak dan Desa Wisata Muara Kanoko.
Saat ini Pulau Curiak dan Desa Wisata Kanoko terus dipoles dengan ditandai pembangunan berbagai fasilitas wisata dan pusat penelitian bekantan. Dukungan dana baik dari Pemkab Barito Kuala maupun Pemprov Kalsel cukup besar bagi pengembangan destinasi wisata ini.
Beberapa waktu lalu Penjabat Gubernur Kalsel Safrizal ZA bersama rombongan melepasliarkan seekor bekantan betina yang diberi nama DEFI (Daku Fauna Eksotis Indonesia). Safrizal menyebutkan Pemprov Kalsel memberikan dana hibah sebesar Rp350 juta guna mendukung upaya konservasi bekantan di Pulau Curiak, yang merupakan satwa endemik Kalimantan.
Saat ini diperkirakan ada 29 ekor bekantan, terdiri dari beberapa kelompok yang hidup di Pulau Curiak. Kelestarian hutan mangrove yang menjadi habitat dan sumber makanan (pohon rambai) akan ikut mempengaruhi keberadaan bekantan atau kera Belanda ini.(OL-5)
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
PENGEMBANGAN desa wisata kini tidak lagi semata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan.
"Desa wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan tetapi juga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal,"
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan promo spektakuler untuk tiket masuk Desa Bakti BCA melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA.
Para pengelola desa wisata ini mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata pada Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2025, Selasa (16/12) di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved