Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) menyebut 16 orang masih dinyatakan hilang akibat tenggelamnya KMP Yunicee di Selat Bali, Gilimanuk, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sebanyak 11 orang di antara 16 orang yang hilang itu tidak masuk daftar manifes penumpang.
"Jadi 5 orang ada dalam manifes, kemudian 11 orang yang dilaporkan
masyarakat di Posko Gilimanuk ini tidak ada di dalam manifes," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, dalam keterangan resmi, Kamis (1/7).
Kemenhub akan melakukan penelusuran terhadap 11 orang yang tidak ada dalam manifes itu. Sebelas orang itu berpotensi ada di kapal atau tidak.
Baca juga: Awan Panas dan Lava Pijar Gunung Merapi Meluncur Berurutan
"Kita klarifikasi apakah merupakan penumpang atau kemudian tidak di luar (manifes) penumpang itu sendiri," ujar Budi.
Jumlah korban selamat dari tragedi itu sebanyak 39 orang. Kemudian, yang meninggal dunia 7 orang.
Menurut Budi, data manifes KMP Yunicee tercatat 41 orang sebagai penumpang. Kru kapal 13 orang, dan pihak kantin 3 orang.
"Jadi jumlah di manifes dengan ABK termasuk petugas kantin ada 57 orang," ujar Budi.
KMP Yunicee dinyatakan tenggelam di kawasan Selat Bali dengan kedalaman 50-75 meter. Kapal yang tenggelam pada Sabtu (29/6) itu, diyakini sudah bergeser ke arah selatan karena arus bawah laut yang deras. (OL-1)
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved