Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Petugas lingkungan di Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatra Utara, membuat replika kuburan di tepi jalanan yang kerap didapati banyak sampah.
Hendri Ginting, selaku kepala lingkungan setempat, Kamis (24/6) mengatakan, kuburan palsu tersebut sengaja dibuat untuk menegur, sekaligus memberikan rasa takut kepada warga akibat perilaku membuang sampah sembarangan.
"Karena emosinya liat warga yang tidak sadar akan sampah, jadi terakhirnya kita buat begitu. Biar ada efek jera sedikit sama masyarakat," katanya saat dijumpai di lokasi.
Beberapa waktu lalu, lokasi tersebut juga sempat viral di media sosial, karena tumpukan sampah yang kian membludak hingga ke badan jalan. "Saya enggak menyalahkan yang viral kan ini. Ini mengingatkan saya untuk berbuat yang terbaik sebagai kepling," ujarnya.
Berbagai cara sudah dilakukan Hendri untuk mengatasi masyarakat yang kerap membuang sampah sembarangan. Mulai dari menegur langsung warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan, hingga menyediakan petugas pengangkut sampah.
Namun kata Hendri, hal itu tidak mengatasi permasalahan tersebut. Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, masih rendah.
Apabila nantinya kuburan palsu tersebut tidak membuat masyarakat jera, ia menyebut akan menyiagakan petugas untuk menjaga lokasi tersebut.
"Kalau enggak efektif, saya akan cari orang untuk jaga ini. Apalagi Perda (peraturan daerah-red) sekarang kan sudah ada, jadi istilahnya kalau memang kedapatan warga buang sampah, kita bisa nuntut, ada sanksinya," ujarnya.
Kuburan palsu tersebut dibuat menyerupai aslinya, lengkap dengan papan serta bunga-bunga layaknya tanah kuburan yang masih baru. (Ant/OL-12)
Sangat tidak adil jika warga kelas bawah yang paling terdampak buruknya layanan publik justru menjadi sasaran pendekatan represif.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved