Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Aceh kini memasuki musim kemarau dengan suhu udara mencapai 34 derajat Celsius, sehingga warga diminta waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Iya memang kami perkirakan Aceh sudah memasuki musim kemarau dan juga memasuki angin barat, sehingga perlu kita waspadai terutama kebakaran lahan,” kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Zakaria Ahmad di Aceh Besar, Kamis (17/6).
Baca juga: 400 UMKM di Dua Bandara Yogyakarta Dapat Sertifikasi TKDN Gratis
Dia menjelaskan, kendati wilayah provinsi paling barat Indonesia itu memasuki musim kemarau, tetapi curah hujan tetap terjadi di beberapa wilayah Aceh.
BMKG memperkirakan musim kemarau itu akan terjadi hingga awal atau pertengahan September 2021. Selanjutnya akan terjadi masa peralihan hingga awal Oktober 2021 diprediksi Aceh memasuki musim hujan.
“Jadi suhu udara kita tinggi, artinya kita imbau masyarakat untuk banyak mengonsumsi air agar tidak dehidrasi dan juga rajin mengonsumsi buah-buahan,” kata Zakaria.
Pada musim kemarau ini, lanjut Zakaria, hampir seluruh wilayah Tanah Rencong itu juga mengalami gelombang laut tinggi.
Untuk wilayah perairan Selat Malaka bagian utara tinggi gelombang mulai 1,25 hingga 2 meter, begitu juga dengan kondisi gelombang laut untuk penyeberangan Pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh menuju Pelabuhan. Balohan Sabang.
Sementara perairan utara Sabang tinggi gelombang mulai 2,50 hingga 4 meter. Kemudian untuk perairan barat Aceh tinggi gelombang juga mulai 2 hinnga 4 meter, sama halnya dengan wilayah Samudera Hindia Barat Aceh.
Klasifikasi tinggi gelombang laut 1,25 hingga 2,5 meter merupakan kategori sedang. Sementara tinggi mulai 2,5 hingga 4 meter sudah masuk dalam ketegori tinggi. Sebab itu Zakaria mengimbau nelayan lebih meningkatkan kewaspadaan saat melaut di tengah kondisi gelombang laut tinggi.
“Perlu diperhatikan juga nelayan supaya lebih hati-hari karena gelombang tinggi. Kalau bisa nelayan jangan per melaut dulu,” kata Zakaria, mengimbau. (Ant/OL-6)
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 31 Maret 2026, masyarakat di 24 daerah diminta mewaspada cuaca ekstrem dan potensi banjir rob.
BMKG mengingatkan potensi cuaca ekstrem di 24 daerah Jawa Tengah serta banjir rob di wilayah Pantura pada Selasa 31 Maret. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan.
Hasil pemantauan BMKG menunjukkan bahwa gelombang atmosfer tropis terpantau berada di fase netral sehingga tidak berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel Wandayantolis di Palembang, Senin, mengatakan sejumlah wilayah di Sumsel berpotensi mengalami kemarau lebih awal dibandingkan daerah lainnya.
Fenomena yang rutin terjadi pada bulan Maret dan September ini menyebabkan intensitas radiasi matahari di wilayah Kalimantan mencapai titik maksimal.
MEMASUKI periode musim kemarau 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta penurunan kualitas udara kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia. BMKG inagatkan polusi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved