Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Aceh kini memasuki musim kemarau dengan suhu udara mencapai 34 derajat Celsius, sehingga warga diminta waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Iya memang kami perkirakan Aceh sudah memasuki musim kemarau dan juga memasuki angin barat, sehingga perlu kita waspadai terutama kebakaran lahan,” kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Zakaria Ahmad di Aceh Besar, Kamis (17/6).
Baca juga: 400 UMKM di Dua Bandara Yogyakarta Dapat Sertifikasi TKDN Gratis
Dia menjelaskan, kendati wilayah provinsi paling barat Indonesia itu memasuki musim kemarau, tetapi curah hujan tetap terjadi di beberapa wilayah Aceh.
BMKG memperkirakan musim kemarau itu akan terjadi hingga awal atau pertengahan September 2021. Selanjutnya akan terjadi masa peralihan hingga awal Oktober 2021 diprediksi Aceh memasuki musim hujan.
“Jadi suhu udara kita tinggi, artinya kita imbau masyarakat untuk banyak mengonsumsi air agar tidak dehidrasi dan juga rajin mengonsumsi buah-buahan,” kata Zakaria.
Pada musim kemarau ini, lanjut Zakaria, hampir seluruh wilayah Tanah Rencong itu juga mengalami gelombang laut tinggi.
Untuk wilayah perairan Selat Malaka bagian utara tinggi gelombang mulai 1,25 hingga 2 meter, begitu juga dengan kondisi gelombang laut untuk penyeberangan Pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh menuju Pelabuhan. Balohan Sabang.
Sementara perairan utara Sabang tinggi gelombang mulai 2,50 hingga 4 meter. Kemudian untuk perairan barat Aceh tinggi gelombang juga mulai 2 hinnga 4 meter, sama halnya dengan wilayah Samudera Hindia Barat Aceh.
Klasifikasi tinggi gelombang laut 1,25 hingga 2,5 meter merupakan kategori sedang. Sementara tinggi mulai 2,5 hingga 4 meter sudah masuk dalam ketegori tinggi. Sebab itu Zakaria mengimbau nelayan lebih meningkatkan kewaspadaan saat melaut di tengah kondisi gelombang laut tinggi.
“Perlu diperhatikan juga nelayan supaya lebih hati-hari karena gelombang tinggi. Kalau bisa nelayan jangan per melaut dulu,” kata Zakaria, mengimbau. (Ant/OL-6)
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
Berbagai pengalaman menghadapi bencana alam yang telah terjadi harus menjadi pembelajaran bagi kita agar mampu memitigasi sejumlah potensi bencana di tanah air.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved