Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN cold storage atau lebih dikenal dengan mesin pendingin merupakan bantuan dari Kementerian Desa (Kemendes) di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur sampai kini tidak dapat difungsikan alias mubazir sudah enam tahun.
Berdasarkan pengamatan mediaindonesia.com, 3 Juni 2021, cold storage ini dibangun dekat pantai persisnya di belakang Pabrik Es Nangahale milik Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sikka.
Sementara itu, cold storage yang dibangun diperikaan miliar rupiah ini dikelilingi dengan rumput liar yang sedikit lagi menutup alat tersebut.
Sampai saat ini, bangunan cold storage tersebut dibiarkan tanpa ada kepedulian dari siapapun untuk mengurusnya dan bertanggung jawab atas alat tersebut.
Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Kebumen Hanya di Zona Hijau
Salah satu warga sekitar Nangahale, Edi menilai pembangunan cold storage tidak didukung perencanaan yang baik dari Kemendes sehingga alat tersebut rampung tetapi tidak difungsikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di sini.
"Kalau tidak salah itu dibangun tahun 2016. Kalau tidak salah akan dikelola oleh Bumdes Bersama. Tetapi sejak pembangunan cold storage itu selesai, sampai saat ini tidak digunakan," ujar Edi ini.
Ia mengaku akibat tidak digunakan, bangunan cold storage itu sekarang penuh dengan rumput. "Kemungkinan alat tersebut sudah rusak karena dibiarkan lama dan tidak digunakan. Sekarang bangunan ini dikelilingi oleh rumput-rumput liar. Sayang sekali dana begitu besar tetapi tidak bisa digunakan," papar dia.
Sementara itu, Kepala Desa Nangahale Sahnudin mengatakan bantuan itu diterima dari Kementerian Desa waktu dirinya belum menjabat sebagai kepala desa.
"Pembangunan cold storage itu diserahkan kepada Bumdes Bersama yang dikelola oleh Desa Kojadoi dan Nangahale. Kalau tidak salah bangunan itu dibangun tahun 2016. Kalau soal anggaran pembangunan itu saya tidak tahu pasti karena waktu itu saya belum menjabat kepala desa," tandas dia.
Ia mengaku sejak jadi cold storage itu belum pernah digunakan oleh pihak Bumdes. Ia tidak tahu kendala apa hingga tidak digunakan sampai saat ini yang diperuntukkan bagi nelayannya.
Baca juga: Alat EWS UGM Deteksi Gempa Toli-Toli 3 Hari Sebelum Kejadian
Sementara itu, Kepala Desa Kojadoi, Hanawai saat dikonfirmasi mediaindonesia.com menceritakan, pada tahun 2016, Bumdes Bersama antara Desa Kojadoi dan Nangahale mendapatkan bantuan dua fasilitas dari Kementerian Desa yakni kapal dan cold storage.
Lanjut dia, untuk kapal diserahkan kepada desanya. Sementara cold storage dibangun di Desa Nangahale dengan sistem pengelolaan oleh Bumdes Bersama. Ia pun membenarkan kalau cold storage itu sampai saat tidak digunakan untuk kepentingan nelayan.
"Kalau kapal saya kelola di Desa Kojadoi. Sementara cold storage itu saya sendiri juga tidak tahu mengapa tidak bisa digunakan sampai saat ini padahal dibangun dari 2016. Karena yang kerjakan itu bukan dari kita. Kita langsung terima jadi. Semuanya itu anggaran dari pusat," pungkas Kades Kojadoi ini. (H-3)
Pendataan SDGs Desa yg dilakukan sejak awal 2021, telah memasuki tahap pengukuran implementasinya.
Gus Halim --sapaan akrab Abdul Halim Iskandar-- juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di desa untuk terlibat aktif dalam membangun desa.
pemutakhiran data desa berbasis SDGs Desa terus dilakukan salah satunya pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) yang lebih detail.
Sebanyak 32 kepala keluarga (KK) telah resmi ditempatkan di Satuan Permukiman Transmigrasi Kapitan Meo, Kabupaten Malaka, NTT.
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menegaskan Gerakan Bangga Rupiah harus terus digaungkan di daerah-daerah perbatasan.
Peningkatan perputaran uang tersebut dari masifnya pemudik yang membelanjakan uangnya di desa untuk keperluan konsumtif dan sebagainya.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved