Sabtu 29 Mei 2021, 16:31 WIB

DPW NasDem Jatim Gelar Diskusi Soal Potensi Tanaman Porang

Reno Reksa | Nusantara
DPW NasDem Jatim Gelar Diskusi Soal Potensi Tanaman Porang

Metro TV/Reno Reksa
Ketua DPW Nasdem Jawa Timur, Sri Sajekti Sudjunadi, memimpin acara Diskusi Besar Porang: Emas atau Fatamorgana.

 

DPW Partai NasDem Jawa Timur mengadakan acara Diskusi Besar Porang: Emas atau Fatamorgana, pada Sabtu (29/5). Acara itu digelar secara hybrid yang diikuti oleh petani porang dan kader partai Nasdem di seluruh Indonesia.

Dalam acara tersebut, Direktur Akabi Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI, Amirudin Pohan, mengatakan animo masyarakat terhadap tanaman porang mengalami peningkatan. Jika pada 2020 lahan tanam porang di Indonesia seluas 20.000 Ha, kini pada Maret 2021 lahan tanam porang sudah mencapai 47.000 Ha.

Baca juga: DPP Partai NasDem Pimpin Konsolidasi Partai di Sulut

“Pak Menteri Pertanian mentargetkan sebelum 2024, lahan tanam khusus komoditi porang harus mencapai 100 ribu hektar,” papar Amirudin.

Saat musim panen, setiap satu hektar tanaman porang bisa menghasilkan 10 ton umbi basah. Namun saat sudah melalui pengeringan, akan menghasilkan umbi kering sebanyak 15% dari berat umbi basah atau sekitar 1,5 ton umbi kering per hektarnya.

Amirudin juga mengatakan bahwa produksi porang Indonesia, 90% persen di antaranya untuk memenuhi pasar luar negeri alias ekspor. Sedangkan 10% sisanya baru digunakan untuk keperluan pasar dalam negeri. Namun sejak 2020 yang diperbolehkan untuk diekspor adalah porang kering (chip), bukan porang basah dan benih.

“Tahun 2020 lalu, kita ekspor porang 20.000 ton. Ini hampir mencapai 1 triliun rupiah. Tiongkok jadi negara tujuan utamanya,” imbuh Amirudin.

Di sisi lain, Catur Endah Prasetiani, Kasubdit Pengembangan Usaha Kemitraan, Hutan Rakyat dan Adat KLHK RI, menambahkan bahwa lahan yang boleh ditanami adalah lahan produksi, bukan konservasi atau lindung. Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem alam. Selain itu, KLHK RI juga mengaku siap membantu para petani terkait dengan legalitas lahan.

“Soal porang, kami menyarankan agar metode penanamannya bukan monokultur, tapi pakai metode agroforestry,” imbuh Catur.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris DPW Partai NasDem Sulsel, Syaharudin Alrif, mengatakan acara diskusi mengenai porang ini mencerminkan komitmen Partai Nasdem untuk mendorong ekonomi negara, sekaligus keberpihakan kepada kaum petani.

“Lewat acara ini, Partai NasDem juga ingin menunjukkan kepada anak muda bahwa bertani itu juga menjanjikan untuk masa depan kalau dikelola dengan benar,” pungkasnya.

Tanaman porang sendiri diketahui memiliki manfaat bagi tubuh manusia seperti menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol dan gula darah, serta mencegah penyakit kanker.  (A-1)

Baca Juga

ANTARA

Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi Di Perairan Bali Dan Selat Lombok

👤Ruta Suryana 🕔Senin 08 Agustus 2022, 18:04 WIB
GELOMBANG tinggi diperkirakan akan terjadi di Selat Bali dan Selat Lombok mulai Senin (8/8) hingga Rabu (10/8). Gelombang setinggi 1 hingga...
MI/Depi Gunawan

Lahan Jadi Sengketa, Murid SDN Bunisari Tidak Bisa Sekolah

👤Depi Gunawan 🕔Senin 08 Agustus 2022, 17:58 WIB
RATUSAN murid SD Negeri Bunisari, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat tidak bisa belajar di ruang...
DOK MI

Kesadaran Prokes Warga Banyumas Menurun

👤Lilik Darmawan 🕔Senin 08 Agustus 2022, 17:52 WIB
PEMKAB Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengakui bahwa ketaatan waraga menerapkan protokol kesehatan (prokes) sudah mulai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya