Minggu 16 Mei 2021, 19:19 WIB

Stok Plasma Konvalesen Kosong, PMI Surakarta Ajak Donatur Berdonor

Widjajadi | Nusantara
Stok Plasma Konvalesen Kosong, PMI Surakarta Ajak Donatur Berdonor

MI/Widjajadi
CEO Sumartono Hadinoto bersama mantan Waqli Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

 

PALANG Merah Indonesia (PMI) Kota Solo menyerukan para pendonor plasma konvalesen (PK) bisa aktif kembali, seiring habisnya stok plasma konvalesen per 15 Mei 2021. Dan pada saat sama sudah muncul antrian pasien yang membutuhkan.

"Dalam situasi pandemi covid-19 yang masih berlangsung, perlu adanya pegiat kemanusiaan yang luar biasa, mengingat banyak saudara kita yang terpapar dan dirawat, serta membutuhkan transfusi PK," kata Chief Executive Officer (CEO) PMI Kota Solo, Sumartono Hadinoto, Minggu petang (16/5).

Saat ini, stok plasma konvalesen di PMI Kota Solo sudah habis, sedang pasien terinfeksi covid-19 yang antri membutuhkan sudah bermunculan. Setidaknya pasien golongan darah A ada 6 orang, B ada 7 orang, dan golonhan O ada 2 orang.

"Kami mengucapkan banyak terimakasih pada para donatur plasma konvalesen. Saat ini situasi masib sulit, dan kebutuhan makin meningkat. Jadi kesediaan dan ketulusan untuk kelanjutan menjadi donatur, sangat ditunggu," katanya.

Sejak pandemi covid-19 mengharu biru di banyak wilayah di tanah air, PMI Kota Solo sebenarnya cukup banyak menerima pendonor PK. Setidaknya data yang ada mencatat ada 2380 kantong PK.

"Sebanyak 2380 kantong PK dari 1190 donatur, yang mana setiap seorang donatur PK menyumbangkan 400 ml, yang dibagi dalam dua kantong. Dan kini sudah banyak pasien antri namun stok kosong. Karena itu seruan kemanusiaan kami kumandangkan lagi," ungkap CEO PMI Kota Solo ini.

baca juga: Terapi Plasma Konvalesen

Lebih jauh diungkapkan, untuk memberikan apresiasi kepada apra donatur PK, organisasi Metta Care telah mengumpulkan kalangan pengusaha untuk ikut peduli menyumbangkan voucher belanja, senilai Rp250 ribu untuk tiap pendonor. Sudah terkumpul 1000 voucher belanja dari para pengusaha dermawan yang disalurkan melalui Metta Care, sebelum diterima PMI Kota Solo, yang akan menyerahkan kepada para donatur PK.

" Hari ini kami dari Metta Care mendonasikan voucher belanja dengan nilai Rp250 ribu per lembar, sebanyak 1000 voucher," tutur Sumartono yang menjadi komisaris Metta Care ini.

Ia katakan, voucher belanja ini dimunculkan untuk alasan kemanusiaan.  "Kita juga tidak sampai hati meminta donasi di situasi yang sulit ini. Kami berharap keihklasan pendonor, karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan", pungkas Sumartono. (N-1)

 

Baca Juga

Medcom

Empat Kasus Kekerasan terhadap Pers Terjadi di Sumut Sebulan Terakhir

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:58 WIB
Sebelum kasus pembunuhan Marsal, pada 29 Mei 2021 rumah seorang jurnalis bernama Abdul Kohar Lubis di Kota Pematangsiantar diteror...
DOK

Apps Sumut Bersinar, Cara Baru Polda Sumut Perangi Marak Narkoba

👤 Yoseph Pencawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:50 WIB
Adalah AKBP Fadris SR Lana, Kasubdit III Ditres Narkoba Polda Sumut, yang menjadi sosok sentral di balik aplikasi...
DOK

Proses Hukum Kasus Narkoba Sekda Nias Utara Diminta tetap Berjalan

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:40 WIB
Sebagai ASN tertinggi di Nias Utara seharusnya Yafeti menjadi teladan bagi masyarakatnya. Bukan malah melakukan tindakan tidak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya