Senin 03 Mei 2021, 06:05 WIB

Dua Guru Korban KKB Dapat Penghargaan Education Award 2021

Basuki Eka Purnama | Nusantara
Dua Guru Korban KKB Dapat Penghargaan Education Award 2021

ANTARA/Muhsidin
Penyerahan Education Award untuk dua guru korban penembakan KKB, Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden, pada perayaan Hardiknas, Minggu (2/5).

 

DINAS Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua memberikan penghargaan Education Award 2021 kepada dua guru korban penembakan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo, sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas pengabdian mereka mencerdaskan anak bangsa di wilayah pedalaman Papua.

"Guru sangat berjasa mendidik anak-anak Papua di daerah pedalaman, sehingga Pemerintah, melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah, memberikan penghargaan Education Award," ujar Sekda Papua Yulian Dance Flassy seusai menghadiri acara Hari Pendidikan Nasional, Minggu (2/5) malam.

Sekda Dance Flassy mengutuk penembakan tenaga guru yang menjadi korban KKB di Beoga, Kabupaten Puncak, belum lama ini.

Baca juga: Tim SAR Temukan Lagi Korban Tewas Longsor di Tapsel

Sekda berharap, kejadian itu tidak terulang lagi, karena dampak penembakan guru itu membuat proses belajar mengajar terganggu, mengingat
kekurangan guru mengajar siswa di pedalaman Papua.

Istri almarhum Oktovianus Rayo berharap Dinas Pendidikan Provinsi Papua dapat memberikan surat keputusan pengangkatan istri almarhum menjadi guru untuk melanjutkan tugas mulia mengajar anak-anak Papua di daerah pedalaman.

"Saya berharap Pemerintah melalui Dinas Pendidikan bisa mengangkat istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden menjadi guru," kata perwakilan keluarga istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait menyambut baik keinginan istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden untuk menjadi guru.

"Kami akan tindak lanjuti keinginan istri guru korban penembakan KKB. Ya butuh proses dan koordinasi dengan Pemkab Puncak, Pemerintah Provinsi Papua, dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek," ujarnya.

Prosesi Hari Pendidikan Nasional 2021 di Papua digelar dengan mengedepankan protokol kesehatan secara ketat. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok Din Jaya

Bawaslu Kalsel Tindaklanjuti Kasus Survei SMRC

👤Denny Susanto 🕔Rabu 12 Mei 2021, 10:43 WIB
Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan menindaklanjuti laporan kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Calon Gubernur Denny Indrayana...
Dok Humas Polda Maluku Utara

Polda Maluku Utara Larang Warga Pawai Takbiran

👤Hijrah Ibrahim 🕔Rabu 12 Mei 2021, 10:39 WIB
Untuk mencegah terjadinya kerumunan, Kepolisian Daerah Polda Maluku Utara melarang masyarat di 10 kabupaten Kota di Maluku Utara pawai...
Dok MI

Warga Bangun Posko di Perbatasan Desa Antisipasi Covid-19

👤Palce Amalo 🕔Rabu 12 Mei 2021, 10:36 WIB
Warga Desa Kuanhenun, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur membangun posko di perbatasan desa untuk mengantisipasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya