Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SISA bencana banjir masih terasa. Jalanan yang melewati areal perkebunan sawit di Desa Sei Jelay, Kabupaten Tanah Laut, dalam kondisi rusak. Ada banyak ruas jalan berstruktur pasir dan tanah merah rusak hingga membentuk lubang besar atau kubangan. Hal ini membuat pengendara bermotor harus hati-hati.
Bahkan ada sebuah jembatan yang hancur diterjang banjir hingga kini belum diperbaiki, perjalanan pun terpaksa harus menerobos aliran anak sungai yang cukup dalam. Namun, rasa penat setelah menempuh perjalanan melelahkan ini akan hilang seketika setiba di lokasi peternakan dan pengembalaan sapi (ranch).
Dari kejauhan, lokasi pengembalaan ternak sapi ini menyajikan pemandangan menakjubkan berupa padang rumput (savana) yang sangat luas dengan latar belakang deretan perbukitan. Sekilas mirip peternakan di luar negeri seperti Selandia Baru atau lokasi peternakan di dataran tinggi Jawa Barat maupun Jawa Timur.
Di bagian lembah, kelompok-kelompok ternak sapi terlihat lahap memakan rerumputan nan hijau dan kelompok lainnya berteduh di bawah rindangnya tanaman perdu di tengah savana.
Baca juga: Banjir Rob Hantam Dua Desa di Kabupaten Tanah Laut
Seorang pengembala (cowboy) yang kerap disapa Adul dengan topi khasnya mengawasi ternak-ternak sapi dari pos pantau tak jauh dari lokasi kandang.
"Ada sekitar 200 ekor sapi di sini. Awalnya sapi-sapi ini merupakan bantuan Australia sebanyak 111 ekor melalui Indonesia Commercial Cattle Breeding (IACCB) Program. Kemudian berkembang biak sudah ratusan ekor dipanen (dijual)," tutur Adul.
Hari itu Adul dan beberapa cowboy lainnya cukup disibukkan membantu proses kelahiran bayi sapi jenis Brahman.
BUMP Berbasis Santri
USAHA peternakan sapi skala besar ini adalah milik Pondok Pesantren Ushuluddin yang berpusat di Martapura, Kabupaten Banjar. Menggandeng kelompok tani desa setempat pihak Ponpes membentuk Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Cahaya Abadi Petani (CAP).
Secara struktur kepemilikan PT CAP, sebesar 90% dimiliki oleh Ponpes Ushuluddin dan 10% dimiliki oleh Kelompok Tani Bukit Panti yang berlokasi di Desa Jelai, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut.
"Usaha peternakan sapi ini adalah BUMP yang berbasis santri, dengan luas areal peternakan dan pengembalaan seluas 500 hektare," ucap Direktur Utama PT CAP Husni Thamrin.
Para santri ikut terlibat dalam usaha peternakan. Ini merupakan konsep kegiatan pesantren yang digadang dapat menjadikan santri agar memiliki kemampuan berwirausaha di bidang pertanian sekaligus mengikuti perkembangan zaman. Santri yang dulunya hanya memiliki kemampuan dalam ilmu-ilmu agama saja, sekarang bisa mandiri dengan wirausaha.(OL-5)
Gejolak harga bahan baku pakan kerap menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan usaha peternakan di Indonesia.
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Kementan menegaskan fokus utamanya saat ini yaitu membenahi sektor hulu atau perbibitan (breeding) sebagai langkah strategis untuk menekan ketergantungan impor daging.
Ia juga menekankan pentingnya Pusvetma memperluas kemitraan dengan akademisi dan perguruan tinggi untuk mempercepat inovasi riset dan produksi vaksin hewan.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Emilia Achmadi, seorang ahli Gizi Olahraga yang merupakan lulusan Universitas Oklahoma, mengungkapkan bahwa kualitas daging sapi lokal dan impor dapat berbeda.
pengorbanan juga bisa dilakukan di lingkup yang paling kecil mulai dari level keluarga bahkan hingga rela berkorban demi bangsa dan negara.
Stok hewan kurban di Sulsel sangat mencukupi tahun ini, dengan ketersediaan sapi, kerbau, dan kambing jauh melebihi kebutuhan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved