Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir rob (gelombang pasang laut) menghantam dua desa di wilayah pesisir Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Hingga kini, banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kalsel.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Operasional BPBD Kalsel, banjir rob terjadi di Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap dan Desa Muara Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.
Sedikitnya 50 rumah warga yang dihuni sekitar 200 warga terendam banjir dengan ketinggian air hingga 1 meter.
Baca juga: Puluhan Rumah di Tasikmalaya Tersapu Angin Kencang
"Hingga kini, sejumlah wilayah di Kalsel dilanda banjir. Penyebabnya karena tingginya intensitas hujan membuat sungai-sungai meluap juga kondisi pasang air laut," tutur Plt Kepala BPBD Kalsel Mujiyat, Senin (4/1).
Selain banjir rob yang melanda dua desa pesisir tersebut, kondisi pasang air laut juga berpengaruh pada meningginya debit air sungai dan merendami permukiman warga lainnya di sejumlah desa di Tanah Laut.
Tercatat ada 505 keluarga tiga desa di Kecamatan Bati-bati, Kecamatan Tambang Ulang, dan Kecamatan Kurau terdampak pasang air laut ini.
Pada bagian lain, bencana banjir yang terjadi sejak sepekan terakhir masih merendam ribuan rumah warga di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. BPBD setempat telah menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga korban banjir.
Perkiraan BMKG Kalsel cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas sedang dan tinggi, disertai petir dan angin masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kalsel. Kalsel sendiri masuk kategori waspada ancaman bencana akibat cuaca buruk ini. (OL-1)
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Pada Minggu (4/1), kapal Dumai Line yang sedang melayani rute Dumai-Batam diterjang ombak tinggi dan angin kencang, menciptakan suasana mencekam di antara penumpang.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Anisa S, berdasarkan hasil analisis data pasang surut air laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved