Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SISTEM pendeteksi dini tsunami berbasis Buoy BPPT yang dipasang di selatan perairan Kabupaten Malang (Buoy MLG), telah beroperasi secara optimal.
Hal ini menjadi penanda bahwa Indonesia semakin siap dalam menghadapi potensi risiko bencana tsunami.
Kepala BPPT Hammam Riza dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4) menyampaikan, Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) BPPT yang dimulai sejak 2020, telah mulai menunjukkan hasilnya dengan beroperasinya salah satu buoy dalam memberikan peringatan dini tsunami.
InaTEWS merupakan salah satu program prioritas BPPT untuk menghasilkan inovasi di 8 bidang fokus teknologi diantaranya bidang teknologi kebencanaan.
"Alhamdulillah, buoy yang menjadi bagian dari sistem InaTEWS telah berhasil mendeteksi kejadian gempa. Hal ini dikuatkan dengan konfirmasi dari buoy bahwa sistem ini memverifikasi bahwa tidak terjadi tsunami," ungkap Kepala BPPT Hammam Riza menanggapi fenomena gempa Malang yang terjadi pekan lalu.
Pada 10 April 2021 pukul 14:00:15 WIB telah terjadi gempa di perairan selatan Kabupaten Malang. Berdasarkan pengumuman BMKG, gempa memiliki kekuatan 6.1 Skala Richter. Beberapa menit setelah kejadian gempa tersebut, pada pukul 14:04:00 WIB Ina TOC menerima alert mode dari Buoy Malang.
Dengan diterimanya kedua data peringatan tersebut, mengindikasikan Buoy Malang telah mendeteksi adanya gempa melalui perubahan tekanan air laut yang disebabkan oleh gempa yang terjadi. Namun data tersebut tidak melebihi ambang batas perubahan tekanan air laut yang mengindikasikan adanya tsunami.
Ini artinya tidak terjadi tsunami sesuai dengan yang disampaikan BMKG. Sebagai informasi pusat gempa Malang berada kurang lebih 27 km dari lokasi penempatan Buoy MLG.
"Hingga saat ini, BPPT telah menempatkan 3 buoy yaitu di perairan selatan Malang, perairan Provinsi Banten dan perairan selatan Bali. Pada 2021 ini akan ditempatkan sebanyak 11 unit buoy secara keseluruhan serta akan dilengkapi pula dengan 2 lokasi kabel bawah laut di Labuan Bajo dan Rokatenda. BPPT terus berburu inovasi untuk menerapkan teknologi dalam mitigasi bencana tsunami," lanjut Hammam Riza.
Untuk mengedukasi dan menginformasikan keberadaan buoy di selatan Kabupaten Malang telah dilakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah, nelayan, TNI, TNI, Polri, Bakamla, BPBD Kabupaten Malang, BMKG dan instansi terkait pada 9 April 2021.
baca juga: Nelayan di Malang Dilibatkan Ikut Menjaga Buoy Agar Tidak Dicuri
Lokasi penempatan 11 buoy ini sebagai bagian kegiatan dari Program Pengembangan dan Penguatan Sistem Informasi Peringatan Dini Gempa dan Tsunami (InaTEWS) BPPT Tahun 2020-2024 sesuai Perpres No. 93 Tahun 2019. Tahun ini direncanakan akan dipasang Tsunami Buoy di 11 lokasi perairan Indonesia, di antaranya di Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau, perairan Selatan Bali, perairan Gunung Sitoli, perairan selatan Cilacap, perairan Bengkulu, perairan utara Papua dan utara Sorong, perairan Sangir Talaud, Maluku Utara, termasuk di selatan perairan Kabupaten Malang ini.
Adapun 11 buoy ini diproduksi di PT PAL sebagai bagian dari penguatan ekosistem inovasi. (OL-3)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik M6,4 (update) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Taluad, Sulut merupakan akibat dari deformasi batuan Lempeng Maluku
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut).
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sepanjang periode waktu tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan
Hal yang harus dilakukan adalah menjalin kerja sama antar negara.
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengerjakan berbagai tugas dan memecahkan masalah.
"Tuntutan kita tidak banyak. Di masa pandemi seperti ini tentunya kita sangat keberatan adanya pemutusan kontrak. Kita tidak menuntut pesangon, kita hanya minta dipekerjakan kembali."
Handoko menyebut bahwa dalam kontrak yang ditandatangani para awak sudah tertera kesepakatan itu. Para awak juga bisa memutus atau mengakhiri kontrak mereka secara sepihak.
Satu unit teknologi Arsisnum diperuntukkan bagi Rumah Singgah Gelora Serayu Banyumas, sebuah rumah yang digratiskan bagi keluarga pasien yang menunggu di RS.
Saat ini operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) sedang berlangsung di Kalimantan Barat sejak 17 September 2021
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved