Minggu 11 April 2021, 17:50 WIB

Pengunjung Indonesia Hijabfest Capai Ribuan Orang per Hari

Bayu Anggoro | Nusantara
Pengunjung Indonesia Hijabfest Capai Ribuan Orang per Hari

ANTARA/M Agung Rajasa
Pengunjung memilih pakaian muslim dan aksesorisnya saat Indonesia Hijab Fest di Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat.

 

AKTIVITAS perekonomian termasuk UMKM terus bergerak. Kondisi itu terlihat dari banyaknya warga yang mengunjungi gelaran hijab
terbesar Indonesia, Indonesia Hijabfest pada 6-10 April, di Bandung.

Indonesia Hijabfest ini merupakan salah satu upaya pemberdayaan 1.000
UMKM melalui merek-merek ternama yang hadir. Tidak hanya berpartisipasi
di acara sebagai penjual saja, tetapi mereka juga melakukan aksi
kebaikan bersama Wakaf Salman dengan berdonasi.

Selama empat hari berlangsungnya acara tersebut, ribuan pengunjung hadir untuk berbelanja perlengkapan busana muslim tersebut.

"Kami buka sekitar 10 jam per hari. Pengunjung yang datang sekitar 3.500 sampai 4.000 orang setiap harinya," kata pelopor Indonesia Hijabfest, Sheena Krisnawati, Minggu (11/4).

Terkait omset transaksi selama pameran hijab, Sheena mengatakan hingga
saat ini masih dihitung. Tapi, dia optimistis akan naik karena melihat
antusias konsumen yang berbelanja cukup bagus.

"Alhamdulilah, selama pameran berlangsung kami bisa mengumpulkan donasi
Rp207 juta yang kami serahkan ke Wakaf Salman. Ini donasi kolektif ada
dari brand dan pengunjung," paparnya.

Direktur Wakaf Salman, M Khirzan N Noe'man, mengucapkan terima kasih
atas kesempatan untuk ikut serta berpartisipasi dan mengenalkan berbagai program Wakaf Salman. Sebagai lembaga nazhir, pihaknya menerima wakaf dan donasi untuk disalurkan bagi pemberdayaan berbagai sektor penting dalam pembangunan peradaban.

Hal tersebut terwujud melalui program di antaranya wakaf produktif yang
menghasilkan ATM Beras, Q-Netic Pump (alat pemadam kebakaran praktis),
dan mesin Reverse Osmosis (alat filtrasi air). Adapun program
pembangunan dan pemberdayaan 1.000 Masjid, Bangun Pendidikan dan Sarana
Ilmu (Bang Pensil), Donasi Kesehatan Terpadu (Dokter), serta
pemberdayaan 1000 UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Menurut Khirzan, banyak masyarakat mengalami kesulitan karena
perekonomian lesu dan donasi tersebut menjadi obatnya. Donasi terkumpul
melalui program Keranjang Kebaikan maupun secara langsung diberikan oleh owner di booth Wakaf Salman.

"Dalam rangka bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari, program
Ifthar Ramadhan hadir untuk saudara-saudara kita jamaah masjid dan
santri penghafal Alquran," katanya.

Selain itu, kata dia, Wakaf Salman bekerja sama dengan UMKM binaan yakni Acep Express dan Kopi Lumens Masjid untuk dapat menyediakan santapan sahur dan berbuka bagi mereka.

Kolaborasi ini terjalin untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi
jamaah masjid, para santri, dan juga UMKM. Terlebih bagi para donatur, mendapat keutamaan kebaikan karena menggembirakan mereka di bulan suci Ramadan. (N-3)

 

 

Baca Juga

Antara

BNPB: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Akibat Gempa Nias

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 15:10 WIB
Masyarakat diminta menghindari bangunan retak atau rusak akibat guncangan gempa di wilayah Nias. Serta, memperhatikan informasi resmi...
MI/Apul Iskandar

Forum DAS: Alih Fungsi, Penebangan Hutan Penyebab Banjir Parapat

👤Apul √Ćskandar 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 13:21 WIB
Pemerintah harus dengan segera mencari solusi agar banjir bandang tidak terjadi...
MI/Martinus Solo

Kabupaten Sorong Raih Opini WTP 8 Kali

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 13:10 WIB
Bupati Sorong Johny Kamuru mengatakan hasil pencapaian opini WTP merupakan kerja sama yang bagus di bidang keuangan dari semua organisasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya