Jumat 09 April 2021, 11:15 WIB

SAR Dog dan K9 Dilibatkan Pencarian Korban Bencana di NTT

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
SAR Dog dan K9 Dilibatkan Pencarian Korban Bencana di NTT

Alexander P. Taum
Polisi mengerahkan anjing pelacak di lokasi bencana Desa Waimatan, Kabupaten Lembata, NTT, Kamis (8/4)

 

SIKLON tropis Seroja yang menerjang kawasan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menyisakan korban hilang. Prioritas penanganan darurat pos komando di beberapa wilayah, salah satunya pencarian dan evakuasi korban hilang dengan SAR dog.

Data BNPB mencatat sejumlah anjing dengan kualifikasi rescue (SAR) dog dan K9 diterjunkan untuk membantu dalam pencarian korban hilang. Hingga kini, puluhan warga masih dilaporkan hilang pascakejadian yang dipicu oleh siklon tropis Seroja. Wilayah yang masih melaporkan adanya korban hilang, antara lain Lembata, Flores Timur dan Alor.

BNPB mendapatkan dukungan Polri dan Jakarta Rescue untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi dengan SAR dog di lokasi tersebut. Jakarta Rescue mengirimkan tujuh SAR dog, sedangkan Polri mengirimkan enam anjing K9.

Ketujuh SAR dog Jakarta Rescue yang dikerahkan oleh BNPB ini berasal dari beberapa unit, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jakarta Timur dan Jawa Tengah. Dukungan 1 SAR dog berada di Adonara, sedangkan 4 SAR dog di Lembata. Jakarta Rescue menyiagakan 2 lainnya di Kupang. Rencananya 1 SAR dog akan digerakkan ke Kabupaten Kupang pada Jumat (9/4).

Sedangkan anjing jenis K9 dari Polri terdiri Belgian Malinois 3 ekor, German Shepherd 2 dan Pointer 1. Keenam anjing membantu pencarian korban hilang di Adonara sejumlah 3 ekor dan Lembata 3 ekor. Esok hari (9/4) Mabes Polri akan menambah 10 anjing untuk membantu pencarian.

Baca juga: Presiden Akan Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di NTT

Dalam rapat koordinasi penanganan darurat bencana siklon tropis Seroja, Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan untuk memaksimalkan SAR dog di ketiga wilayah. Terkait dengan penambahan SAR dog, Doni mengarahkan kekuatan tersebut di wilayah Alor.

Doni menyampaikan bahwa dukungan SAR dog sangat membantu petugas dalam pencarian korban maupun dalam mengarahkan alat berat di lokasi.

“SAR dog efektif untuk menyasar jenazah yang tertimbun,” ujar dalam keterangan resmi Jumat (8/4).

Pencarian dan evakuasi di lapangan dilakukan dari berbagai unsur seperti Basarnas, TNI, Polri, SAR gabungan, sukarelawan dan warga setempat. Medan berat dan kondisi lapangan dan kurangnya alat berat menghambat operasi di lapangan.

Masing-masing posko terus melakukan upaya penanganan darurat seperti pencarian dan evakuasi korban, pelayanan warga dipengungsian, pendistribusian bantuan, pendataan maupun pembukaan akses yang terisolisasi. Terkait dengan pendataan, ini masih bersifat dinamis. Pemutakhiran data akan dilakukan secara periodik dan disampaikan kepada masyarakat. (X-10)

Baca Juga

MI/Amiruddin Abdullah Reubee

Harga Turun, Petani Sawit di Aceh Lesu

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Senin 19 April 2021, 09:43 WIB
"Bulan lalu harganya sudah mencapai Rp 1.850 per kilo, kini menurun sangat jauh yaitu Rp1.400 per kg. Kami tidak tahu mengapa bisa...
ANTARA FOTO/Rivan Awal L

Pemkab Temanggung Tunggu Aturan Lengkap Soal Mudik

👤Tosiani 🕔Senin 19 April 2021, 09:24 WIB
"Kalau sudah lengkap, Pemda akan segera membuat Surat Edaran (SE) tentang pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri, pengamanan Idul Fitri,...
MI/Djoko Sardjono

Bappeda Klaten Dorong Budaya Kreatif dan Inovatif

👤Djoko Sardjono 🕔Senin 19 April 2021, 07:51 WIB
"Kegiatan lomba krenova sangat strategis dalam upaya pencapaian visi dan misi Bupati Klaten, yaitu Kabupaten Klaten yang maju,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jalan Tol dan PKT untuk Ekonomi yang Lebih Baik

Pembangunan jalan tol sejatinya berpengaruh terhadap roda perekonomian bahkan sejak mulai tahap perencanaan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya