Kamis 08 April 2021, 18:25 WIB

Jelang Ramadan Pemkot Pekalongan Perketat Peredaran Daging

Mediaindonesia.com | Nusantara
Jelang Ramadan Pemkot Pekalongan Perketat Peredaran Daging

Dok MI
Ilustrasi

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, memperketat pengawasan peredaran produk pangan jenis daging hewan ternak menjelang Ramadan sebagai upaya mengantisipasi potensi penyimpangan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan Ilena Palupi di Pekalongan, Kamis (8/4), mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan asal hewan di pasar tradisional maupun ritel modern.

"Kami siap menerjunkan tim kesehatan masyarakat veteriner (kesmavet) untuk melakukan pemantauan bahan pangan asal hewan, terutama komoditas daging di pasar tradisional maupun ritel modern Kota Pekalongan karena tren permintaan kebutuhan konsumen terhadap daging relatif meningkat menjelang Ramadhan," katanya.

Ilena mengatakan kegiatan pengawasan peredaran  daging hewan ini dilaksanakan mulai pada hari ini (8/4) hingga 12 April 2021.

Kegiatan pengawasan ini, kata dia, dilakukan selama tiga hari ke depan untuk menindak lanjuti Surat Edaran Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian agar dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota melakukan pengawasan.

"Pada surat edaran itu disebutkan pemerintah daerah harus memperkuat pengawasan dan menjamin penyediaan produk hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah," katanya.

Ia mengatakan berdasar hasil pengawasan di pasar, pihaknya menemukan daging sapi yang didalamnya terdapat parasit cacing hati yang dijual oleh pedagang.

Meski daging sapi yang mengandung cacing hati ini, kata dia, tidak berbahaya dikonsumsi warga apabila dipanaskan terlebih dahulu dengan suhu di atas 70 derajat celsius.

"Namun, alangkah baiknya apabila masyarakat terlebih dahulu mengecek daging yang akan dibeli dengan melihat tekstur, kesegaran, hingga bau daging," katanya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

MI/BAGUS SURYO

Beras Terakhir Siti Sambut Ramadan

👤Bagus Suryo 🕔Senin 12 April 2021, 23:05 WIB
Korban gempa bumi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih banyak yang belum menerima bantuan...
MI/Alexander P. Taum

Badai Seroja Rusak 6 BTS Kominfo dan 444 Operator Seluler di NTT

👤Alexander P. Taum 🕔Senin 12 April 2021, 22:00 WIB
BADAI Seroja yang melanda wilayah NTT telah menyebabkan hilangnya signal telekomunikasi di sejumlah wilayah...
dok.kementan

Petani Padi Muba Mumet Harga Merosot saat Panen

👤Dwi Apriani 🕔Senin 12 April 2021, 21:40 WIB
SAAT ini Kabupaten Musi Banyuasin sedang memasuki musim panen padi tetapi harga gabah dan beras di tingkat petani...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya