Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Gubernur Marlin Agustina menyampaikan Provinsi Kepri sangat menyambut baik program pembangunan penyalur BBM satu harga, terlebih bahwa 96 persen wilayah itu merupakan lautan dan hanya empat persen daratan.
"Dengan adanya program ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat Kepri dapat menikmati BBM dengan harga yang sama, sehingga kami mengharapkan dukungan berbagai pihak dan dorongan dari BPH Migas agar program ini terealisasi," kata Marlin saat menghadiri Video Conference Rapat Koordinasi dan Klarifikasi Teknis Usulan Penambahan Lokasi Tertentu Pembangunan Penyalur BBM Satu Harga di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Rabu (17/3).
Baca juga: https://mediaindonesia.com/ekonomi/367916/digitalisasi-monitoring-penyaluran-bbm-di-spbu-tuntas
Marlin menyebut untuk tahap pertama program BBM satu harga rentang tahun 2017-2019, ada tiga kabupaten yang sudah mendapat program ini yaitu Kabupaten Bintan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.
Dari tahap pertama tersebut, katanya, sebagian besar terserap untuk nelayan. "Sebagai daerah maritim, nelayan kami khususnya dari tiga kabupaten penerima program tahap pertama sangat terbantu. Dengan BBM satu harga ini, biaya operasional, transportasi, dan biaya logistik akan lebih murah," ujar Marlin.
Sementara, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadilah dalam laporannya menyampaikan untuk penambahan lokasi pembangunan penyalur BBM satu harga.
Pemprov Kepri mengusulkan untuk menambah 21 kecamatan dari lima kabupaten yaitu Kabupaten Kepulauan Anambas, Bintan, Lingga, Karimun, dan Natuna.
Dari lima kriteria yang ditetapkan oleh BPH Migas untuk usulan penambahan lokasi, lanjutnya, Kepri sudah memenuhi semua termasuk adanya mitra pengusaha. "Dari 21 usulan kecamatan, hanya empat kecamatan yang belum ada mitra pengusaha. Maka itu, kita akan terus mendorong Pemda setempat agar keempat kecamatan ini dapat tetap dimasukkan ke dalam usulan," ungkap Arif.
Berkaitan dengan tahap pertama program BBM satu harga tahun 2017-2019, Arif menyampaikan antusiasme masyarakat sangat tinggi dan terbukti sangat terbantu. "Oleh karena itu, pada tahap selanjutnya ini Pemkab kembali mengusulkan titik-titik tambahan pembangunan penyalur BBM satu harga ini di daerah mereka," tutur Sekda Arif.
Kepala Subdit Pengaturan BBM BPH Migas I Ketut Gede Aryawan dalam paparannya menyampaikan bahwa program pembangunan penyalur BBM satu harga digagas pemerintah dengan latar belakang masih adanya daerah-daerah khususnya daerah 3T yang belum terdapat penyalur yang mengakibatkan adanya harga BBM di luar harga yang ditetapkan pemerintah.
"Untuk mensukseskan program ini, ada lima faktor kesiapan yang harus dipenuhi oleh calon lokasi tertentu pembangunan penyalur bbm satu harga tersebut. Yaitu, kecamatan setempat tidak ada penyalur, ada infrastruktur pendukung, ada calon pengusaha/mitra yang berminat, faktor keamanan dan prioritas daerah 3T," demikian Aryawan. (Ant/OL-12)
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Pentingnya uji tera alat ukur BBM di SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan UMK Batam 2026 sebesar Rp5.357.982, naik Rp368.382 dibandingkan UMK tahun 2025 yang sebesar Rp4.989.600.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau pada Minggu (30/11), pukul 16.10 WIB.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memaparkan berbagai potensi investasi dan keunggulan kawasan perdagangan bebas Batam, Bintan, Karimun (BBK) dalam forum investasi yang digelar di Singapura.
ADA 11 capaian program strategis terhadap masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved