Rabu 17 Maret 2021, 17:33 WIB

Cari Penghidupan Ilegal, WN Malaysia Ditangkap

Cahya Mulyana | Nusantara
Cari Penghidupan Ilegal, WN Malaysia Ditangkap

Ilustrasi
WNA ditangkap

 

KANTOR Imigrasi Kelas II Nunukan mengamankan seorang pria Warga Negara (WN) Malaysia berinisial AR yang tinggal dan bekerja di Indonesia tanpa dokumen perjalanan (paspor), visa, dan izin tinggal yang sah. AR diamankan oleh anggota Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) wilayah Sebatik (Nunukan) pada tanggal 12 Desember 2020.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Nunukan Washington Saut Dompak. Washington menjelaskan, AR masuk ke Indonesia dan bekerja di sebuah tambak ikan di Kota Tarakan milik seorang Warga Negara Indonesia yang berlokasi di Muara Bulungan dari Bulan Nopember Tahun 2019.

Lokasi bekerja AR yang berada di tengah laut, sehingga jauh dari pemantauan instansi terkait di kota tersebut. Ditambah lagi AR masuk ke Indonesia tidak melalui jalur resmi yang telah ditentukan.

“Dari pengakuannya, AR ini melintas lewat jalur tidak resmi dan juga tidak melalui pemeriksaan oleh Pejabat Imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi,” ungkap Washington dalam keterangan resmi, Rabu (17/3).

Baca juiga : Jalur Utama Padang Pariaman-Bukitinggi via Malalak Terputus

Awalnya AR dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa pendetensian, namun setelah melalui proses penyelidikan lebih lanjut diketahui bahwa AR melanggar pasal 119 ayat 1 Undang Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian karena masuk dan tinggal di Indonesia tanpa paspor dan visa yang sah. Oleh karena itu, penyidik keimigrasian selanjutnya menaikkan tahapan ke penyidikan dan menetapkan AR sebagai tersangka.

Selama di Indonesia, tambah Washington, AR hanya memegang Kartu Pengenal (IC) Negara Malaysia yang keabsahannya telah diverifikasi oleh Konsulat Malaysia di Pontianak. AR juga mengaku mendapat upah selama bekerja di Indonesia. Upahnya berkisar antara Rp. 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) sampai dengan Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah) tiap bulan tergantung banyaknya hasil panen.

“Hasil penyelidikan kami, AR bekerja di sebuah lokasi penambakan ikan di Kota Tarakan, jadi motivasinya hanya mencari nafkah. Tapi caranya salah, karena tidak memiliki dokumen perjalanan dan visa yang sah,” terang Washington.

Kini berkas penyidikan kasus AR telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Nunukan. "Penyidik Imigrasi Nunukan juga telah menyerahkan tersangka serta barang bukti kepada Kejari setempat untuk menunggu proses persidangan di pengadilan dalam waktu dekat," pungkasnya. (OL-2).

 

Baca Juga

DOK Humas Polres Kudus.

Polres Kudus Gerebek Gudang Pembuatan Miras

👤Jamaah 🕔Jumat 03 Desember 2021, 14:52 WIB
Atas perbuatannya itu pelaku disangkakan Pasal 204 ayat (1) KUHPidana atau Pasal 142 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang...
DOK MI.

16 Bangunan di Temanggung Rusak Diterjang Angin Kencang

👤Tosiani 🕔Jumat 03 Desember 2021, 14:39 WIB
Saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan agar diketahui secara pasti keseluruhan jumlah rumah dan bangunan yang rusak berikut...
MI/Apul Iskandar

Tingkatkan Layanan Publik, Pemko Tebing Tinggi Teken MOU Dengan Pemko Pekanbaru

👤Apul Iskandar 🕔Jumat 03 Desember 2021, 14:22 WIB
kerja sama yang dilakukan dengan Pemko Pekanbaru tidak hanya dalam hal pelayanan publik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya