Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di Pekalongan sudah surut dan pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Akan tetapi banjir air laut pasang (rob) masih melanda Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Ratusan warga Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan masih harus berjibaku dengan banjir, Jumat (12/3). Di wilayah lain banjir sudah surut dan ribuan pengungsi sudah pulang ke rumah masing-masing.
Dusun Simonet berpenduduk 265 jiwa itu sejatinya sudah terlepas dari banjir akibat tingginya intensitas hujan. Hanya, sekarang mereka harus berjuang menghadapi banjir rob dengan ketinggian air capai 40-60 sentimeter pada pagi hari pukul 05.00-07.00 WIB dan sore hari 16.00-20.00.
Rencana relokasi warga ke dusun lain di kelurahan yang sama hingga kini belum terlaksana. Pasalnya, dari lahan seluas satu hektare yang disiapkan Pemkab Pekalongan belum selesai dibangun. "Kami berharap segera dapat direlokasi, karena lepas dari banjir akibat hujan kini terendam rob," kata Praptono, 55, warga Simonet.
Banjir rob melanda dusun yang berada di tepi pantura ini, ungkap Sunar, 41, warga lain, sudah berlangsung sejak tiga hari setiap pagi dan sore. Untuk bertahan hidup warga hanya mengandalkan bantuan yang datang dari berbagai pihak setiap hari.
Kepala Desa Semut Sugiono mengatakan banjir rob melanda dusun dihuni 73 keluarga tersebut semakin parah. Tidak hanya banjir hampir setiap hari merendam jawasan itu, tetapi juga abrasi cukup tinggi hingga membahayakan penduduk setempat.
Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan mengungkapkan bersama berbagai pihak berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu warga Dukuh Simonet. Selain bantuan logistik, disalurkan juga bantuan pengamanan dengan membuat tanggul darurat dengan menumpuk karung berisi pasir.
"Dusun Simonet udah tidak layak lagi untuk ditempati. Ke depan Pemerintah Kabupaten Pekalongan sudah merencanakan untuk melaksanakan relokasi ke daerah yang lebih aman dari banjir," ujar Hamonangan Lumban Toruan. (OL-14)
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau para pemudik untuk tidak membawa kerabat atau teman kembali ke Jakarta setelah Lebaran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi OTT KPK di Cilacap dan kembali menegaskan pentingnya integritas kepala daerah serta ASN dalam pemerintahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved