Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI waris korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus Sri Padma Kencana di Kabupaten Sumedang akan mendapat santunan Rp50 juta per orang dari PT Jasa Raharja. Pemberian santunan ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 tahun 2017.
Selain itu, menurut Direktur Utama PT Jasa Raharja Member of Indonesia Financial Group (IFG) Budi Rahardjo S yang diwakili Kepala Jasa Raharja Jawa Barat Hendri Afrizal pihaknya juga mengganti biaya perawatan medis maksimum sebesar Rp20 juta bagi korban luka. "Ini diberikan sebagai bentuk perlindungan dasar pemerintah," katanya dalam keterangan yang diterima, Kamis (11/3).
Dia menjelaskan, pihaknya langsung merespons terjadinya kecelakaan tersebut. Jasa Raharja memastikan para penumpang bus dalam jaminan mereka.
"Petugas Jasa Raharja pada kesempatan pertama sudah berada di TKP bersama jajaran Polres Sumedang. Mereka juga langsung melakukan pendataan korban meninggal dunia dan memberikan surat jaminan kepada pihak Puskesmas atau rumah sakit yang melakukan perawatan terhadap korban yang mengalami luka-luka," lanjut Hendri.
Petugas di lapangan sudah memastikan data ahli waris korban melalui NIK dari KTP Korban. Hendri berjanji Jasa Raharja akan segera menyelesaikan penyerahan santunan pada kesempatan pertama kepada para ahli waris korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rabu (10/3) malam, kecelakaan maut menimpa bus Sri Padma Kencana yang mengangkut penumpang rombongan ziarah dari Subang. Bus masuk jurang di wilayah Wado, Kabupaten Sumedang, sepulang dari Tasikmalaya. Sampai malam ini, tercatat 29 korban meninggal dunia. (N-3)
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Sebelumnya, di Sumedang telah beroperasi Sekolah Rakyat di Gedung Balai Latihan Kerja. Proses belajar mengajar sudah dimulai sejak 5 Agustus 2025 lalu.
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved