Senin 01 Maret 2021, 14:11 WIB

Bupati Manggarai Endus Praktik Percaloan Aset Pemda

Yohanes Manasye | Nusantara
Bupati Manggarai Endus Praktik Percaloan Aset Pemda

MI/Yohanes Manasye.
Bupati Manggarai Herybertus GL Nabit.

 

BUPATI Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit mengendus praktik percaloan aset pemerintah daerah (pemda). Modusnya, pihak yang mengontrak aset pemda menyewakan lebih lanjut hingga menjual aset tersebut kepada pihak lain dengan harga yang lebih tinggi.

Hery berjanji akan menegakkan aturan sewa aset. Ia akan mencabut kontrak dengan para penyewa aset yang melakukan praktik tersebut.

"Dalam satu klausul sewa menyewanya ada larangan menyewakan lebih lanjut atau menjual. Kami cabut kontraknya," tegas Hery dalam sambutannya usai acara serah terima jabatan (Sertijab) dari Pelaksana Harian (Plh) Bupati Manggarai Jahang Fansy Aldus, Senin (1/3).

Hery sudah banyak mendengar praktik tersebut. Misalnya, los pasar yang hanya dikontrak Rp2 juta per tahun dijual kembali oleh pengontrak kepada pedagang dengan harga hingga Rp120 juta.

"Pasar dan aset-aset lain dalam kota ini yang bayar retribusinya ke pemerintah daerah 2 juta per tahun tapi dijual ke orang lain Rp120 juta. Kami tahu semua cerita-cerita ini," kata Hery.

Ia juga menyebutkan aset pemda yang disewakan dengan harga sangat murah. Padahal ada banyak orang yang sanggup menyewa dengan harga lebih mahal. Untuk itu, aset-aset yang belum disewakan atau hendak diperpanjang kontraknya, mesti dibicarakan ulang harganya.

"Kalau bisa disewakan 25 juta satu tahun, kenapa harus disewakan 15 juta? Ada orang lain siap (bayar sewa) Rp25 juta," tegas Hery.

Mantan Direktur Destinasi Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores itu menyebutkan penertiban aset-aset pemda sebagai salah satu solusi untuk optimalisasi pendapatan daerah.

Selain menekankan optimalisasi pendapatan, Bupati Hery juga menyebutkan tiga hal lain yang harus dituntaskan tahun ini. Ketiga hal tersebut yakni penanganan pandemi covid-19, ketahanan ekonomi, dan administrasi kependudukan.

Untuk mewujudkan agenda-agenda tersebut, Hery mengajak semua organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja sama. Ia juga mengajak semua pihak melupakan masa lalu, termasuk dukungan dan pilihan saat pilkada.

"Bapak Ibu saya tahu tidak mendukung saya kemarin. Tidak masalah, omong kerja sudah. Kami kerja. Kita kerja sama. Tidak usah ingat yang lalu-lalu," pungkas politikus PDI Perjuangan itu.  (RO/OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/

Menantu Jokowi Janji Akan Perbaiki Hubungan dengan Jurnalis

👤Antara 🕔Sabtu 17 April 2021, 02:21 WIB
Ia mengaku bahwa pihaknya telah membaca maupun mendengarkan berbagai informasi yang diterima, termasuk "Wali Kota serasa...
MI/PIUS ERLANGGA

Pemkot Lhokseumawe Tindak Tegas Pedagang Makanan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 16 April 2021, 23:56 WIB
Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Satpol-PP dan WH akan menindak tegas bagi pedagang bandel yang menjual makanan berbuka puasa sebelum...
MI/Tri Subarkah

PBNU Mengkritik Pemkot Serang Terkait Larangan Buka Warung Makan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 16 April 2021, 23:20 WIB
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengkritik keputusan Pemerintah Kota Serang Provinsi Banten soal larangan restoran, cafe, warung...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya