Senin 22 Februari 2021, 07:50 WIB

Pedagang dan Pegawai Toko Malioboro Segera Divaksinasi Covid-19

Agus Utantoro | Nusantara
Pedagang dan Pegawai Toko Malioboro Segera Divaksinasi Covid-19

Tenaga kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta menjalani vaksinasi tahap II secara massal beberapa waktu lalu.
MI/Agus Utantoro.

 

DAERAH Istimewa Yogyakarta akan menggelar vaksinasi massal pada Senin (1/3/2021) dengan sasaran 19.987 orang. Mereka yang akan nenerima vaksin tahap kedua ini ialah 8.144 pedagang
Pasar Beringharjo dan sekitarnya, 2.600 pedagang sekitar Malioboro dan Alun-Alun Utara, serta 9.153 pegawai toko yang ada di sepanjang kawasan Malioboro.

"Saya meminta izin kepada Bapak Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X karena beliau kan tuan rumahnya. Rencana vaksinasi 1 Maret mendatang," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Minggu (21/2). Ia bersama Gubernur DIY dan Wali Kota Yogyakarta meninjau Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg.

Vaksinasi massal tersebut akan digelar di tiga tempat sekaligus. Area itu yakni Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Taman Parkir Abu Bakar Ali.

Pada kesempatan itu, Menkes menilai pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap pertama di DIY untuk tenaga kesehatan telah selesai. "Tenaga kesehatan di DIY hampir semua sudah divaksinasi. Meski masih ada beberapa yang perlu diberikan vaksin tambahan, itu sudah didata dan akan dilakukan segera," kata Budi.

Vaksinasi kelompok tahapan kedua selain lansia dan pedagang pasar ialah petugas pelayanan publik seperti tenaga pendidik, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, petugas keamanan, petugas transportasi, atlet, wartawan, dan pekerja sektor pariwisata. "Untuk wilayah DIY, total jumlah penerima vaksinasi covid-19 DIY tahap kedua di semua kabupaten/kota di DIY diperkirakan sekitar 630.000 orang," jelasnya.

Pada kesempatan itu Sri Sultan menjelaskan pemberian vaksin untuk pedagang di Pasar Beringharjo, tanpa terkecuali. Pelaksanaannya tersebut, jelasnya, berjalan selama sekitar empat hari.

Program vaksinasi massal tersebut akan melibatkan 280 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, suster, dan vaksinator. Tenaga kesehatan ini berasal dari 18 puskesmas dan 11 rumah sakit di Kota Yogyakarta serta 2 klinik Polri. (OL-14)

Baca Juga

 ANTARA/Raisan Al Farisi

Rumah Zakat Perluas Gerakan di Masa Pandemi

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 25 Februari 2021, 20:30 WIB
Kepedulian masyarakat untuk membantu sesama yang terdampak pandemi masih tinggi. Lewat Rumah Zakat mereka menyalurkan kepedulian untuk...
MI/Marcelinus Kelen

KPK Dorong Penertiban Izin Sawit di Papua Barat

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 25 Februari 2021, 19:28 WIB
Evaluasi perizinan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat itu dilakukan kepada 24 perusahaan pemegang...
Antara

Petani Harus Waspada Cuaca Lembap Bisa Datangkan Hama Wereng

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 25 Februari 2021, 19:00 WIB
Petani di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diminta mewaspadai serangan hama wereng batang coklat (WBC) yang berpotensi terjadi pada kondisi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya