Rabu 17 Februari 2021, 23:42 WIB

Kerajinan Tangan Sumut, Dekranasda Dorong Ulos dan Gorga Mendunia

Yoseph Pencawan | Nusantara
Kerajinan Tangan Sumut, Dekranasda Dorong Ulos dan Gorga Mendunia

MI/Yoseph Pencawan
Seorang perajin/penenun kain Ulos sedang beraktivitas di kawasan Danau Toba.

 

DEWAN Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara tengah berupaya mendorong produk-produk kerajinan tangan dari provinsinya dapat dikenal masyarakat internasional hingga menjadi komoditas ekspor.

Di antara produk-produk kerajinan tangan (kriya) asal Sumut yang diyakini dapat menjadi unggulan adalah Ulos dan Gorga Batak.

"Ulos dan Gorga adalah produk kriya asli Sumut untuk Indonesia yang menjadi bagian dari kekayaan dan jati diri bangsa," ungkap Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis, Rabu (17/2).

Dia menuturkan, Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata prioritas Indonesia yang memiliki keindahan alam yang memanjakan mata. Di kawasan itu juga masyarakatnya masih menjaga keaslian khazanah budaya yang tecermin dalam produk kriya.

Karena itu katanya Dekranasda Sumut dan kabupaten-kabupaten yang memiliki wilayah di kawasan Danau Toba berkomitmen untuk terus mendorong pelestarian dan pengembangannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan sesering mungkin bertemu langsung dengan para perajin untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi dan memberikan dukungan.

Kemudian memberikan pendampingan untuk produksi, promosi dan pengembangannya agar menambah lagi ragam kerajinan yang dihasilkan. Kemudian juga agar produk-produk yang dihasilkan dapat aktif mengikuti event-event fashion show, seperti Jakarta Fashion Week, Indonesia Fashion Week dan sebagainya.

"Kami akan melakukan berbagai upaya untuk menjadikan kriya Ulos dan Gorga Batak mendunia," ujarnya.

Lebih lanjut Nawal memaparkan, dengan mengawinkan kultur tradisi dan sentuhan modern, Ulos dan Gorga akan memiliki daya pakai yang lebih tinggi serta dapat terus dilestarikan lintas zaman dan generasi. Lewat tangan kreatif anak bangsa, Ulos dan Gorga juga bisa menjadi busana dan aksesoris yang elegan dan berkelas dunia.

Ulos Ikat asal Tapanuli Utara (Taput), misalnya. Di samping corak, Ulos jenis ini juga memiliki beberapa keunikan lain, salah satunya menggunakan pewarna alam. Yakni dari tumbuhan mahoni, ketapang dan indigo.

Motif Ulos Ikat Taput juga dapat diaplikasikan ke berbagai ragam model busana, seperti outer, jaket bomber serta jas dan kemeja.

Sebenarnya, lanjut Nawal, Ulos Ikat sudah dipasarkan di tingkat internasional dengan harga hingga belasan juta rupiah. Harga Ulos Ikat tergantung tingkat kesulitan pembuatannya, yang mana semakin sulit pembuatannya maka harganya pun akan lebih mahal.

Selain Ilos Ikat, kawasan Danau Toba juga memiliki produk kriya unggulan lain, yakni Kain Humbang Shibori yang dibuat dengan teknik jumputan dan juga menggunakan pewarna alam. Sejauh ini permintaan pembuatan Humbang Shibori paling banyak datang dari Jakarta.

Namun tidak sedikit juga permintaan berasal dari luar negeri, termasuk Kanada. Dengan prospeknya itu Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) pun telah menggelar pelatihan atau kursus pembuatan Shibori secara rutin sejak 2016.

Kemudian ada juga Kain Humbang Ecoprint dan Batiq Humbang yang bahan pewarnanya menggunakan dedaunan yang ada di sekitar Danau Toba. (YP/OL-10)

Baca Juga

Dok. Ini Viie Hospitality

Aksari Villa Tawarkan Liburan Romantis di Seminyak

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:55 WIB
Mengusung Perfect Romantic Stay dengan tawaran villa satu kamar yang sudah dilengkapi kolam renag privat dan...
Dok. Pribadi

Pansus DPRD Dogiyai Bawa Aspirasi Rakyat Papua ke Jakarta, Salah Satunya Menolak Pemekaran Provinsi

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:30 WIB
"Selama ini banyak aksi demo di masyarakat tentu kami tampung dan muaranya pada tiga hal pokok itu. Masyarakat tolak kebijakan Otsus...
MI/DEPI GUNAWAN

Partai Gelora Libatkan Deddy Mizwar Kampanye di Jawa Barat

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 24 Mei 2022, 22:50 WIB
Setelah verrikasi parpol faktual selesai, Partai Gelora khususnya di Jawa Barat akan langsung turun ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya