Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Gianyar Aman Raih Predikat Daerah Penanganan Kesehatan Terbaik.

Media Indonesia
17/2/2021 14:20
Gianyar Aman Raih Predikat Daerah Penanganan Kesehatan Terbaik.
Bupati Gianyar I Made Mahayastra (baju putih) bersama warganya(DOK/PEMKAB GIANYAR)

BUPATI Gianyar, Bali, I Made Mahayastra berkomitmen mendukung program nasional Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Secara konsisten ia mengawal program-program kesehatan pro rakyat sejak dilantik jadi bupati.

Kegigihannya membuahkan pengakuan. Tahun ini, Kabupaten Gianyar terpilih sebagai daerah dengan pembangunan kesehatan masyakarat terbaik.

“Saya mewakili masyarakat Gianyar, mengucapkan terimakasih kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD). Penghargaan ini tidak terlepas dari peran serta seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja dengan maksimal demi tercapainya predikat tersebut," ujarnya.

Kabupaten Gianyar telah mempertahankan predikat wilayah dengan pembangunan kesehatan terbaik di Indonesia sejak 2013. Daerah ini terus meningkatkan program-program kesehatan.

"Kami bersyukur dapat mempertahankan predikat terbaik Melalui terobosan Program Bantuan Kesehatan Gianyar Aman. Kami menggratiskan biaya kesehatan kepada seluruh warga Gianyar baik di rumah sakit pemerintah, puskesmas, serta bekerja sama dengan 4 rumah sakit besar di seluruh Bali," jelas Mahayastra.

Hal ini selaras dengan data Kemenkes yang merilis Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat atau IPKM yang mencatat Kabupaten Gianyar mendapat nilai tertinggi. IPKM terdiri 30 indikator kesehatan yang dikelompokan menjadi 7 sub indeks, yakni kesehatan balita, kesehatan reproduksi, pelayanan kesehatan, perilaku kesehaan, penyakit tidak menular, penyakit menular dan kesehatan lingkungan.

“Predikat wilayah dengan pembangunan kesehatan masyarakat terbaik mendorong kami untuk terus meningkatkan pelayanan. Kami beserta seluruh pihak terkait tentunya terus meningkatkan pelayanan yang mencakup seluruh aspek kesehatan terutama dalam upaya menghentikan pandemi Covid-19,” papar Bupati Mahayastra.

Pemerintah Kabupaten Gianyar sangat memperhatikan soal stunting. Terkait hal itu, United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) telah merilis data bahwa 7 juta balita di seluruh dunia mengalami kondisi tubuh kerdil (stunting). UNICEF pun memprediksi pandemi covid-19 akan meningkatkan jumlah anak stunting sebanyak 15% atau 1.050.000 juta di seluruh dunia.

“Vaksinasi massal baru akan selesai Maret 2022, itu artinya isu stunting bisa semakin memprihatinkan. Banyak masyarakat hilang pekerjaan dan berdampak pada sulitnya memberikan anak balita gizi yang seimbang. Karena itu, kami terus berusaha mewujudkan Gianyar menjadi wilayah yang memiliki kualitas kesehatan yang baik, salah satunya adalah memberantas stunting dan covid 19,” tandas Bupati Mahayastra. (N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : NUSANTARA
Berita Lainnya