Rabu 17 Februari 2021, 09:52 WIB

Hujan Picu Aliran Lahar Merapi di Sungai Boyong

Agus Utantoro | Nusantara
 Hujan Picu Aliran Lahar Merapi di Sungai Boyong

AFP/Agung Supriyanto
Gunung Merapi

 

POS Pengamatan Gunung Merapi melaporkan terjadinya hujan di kawasan puncak Gunung Merapi dengan voume curah yang mencapai 17 milimeter per hari pada hari Senin siang. Akibat hujan tersebut, petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi melaporkan terjadinya aliran lahar dengan intensitas di bawah sedang.

"Teramati aliran lahar dengan intensitas di bawah sedang pada pukul 18.00 WIB pada alur Kali Boyong," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Heru Suparwaka, Selasa (16/2).

Menurut dia, pada periode pengamatan pukul 18.00 -24.00 WIB hari Senin petugas mencatat cuaca berawan, mendung hingga hujan. Ia menambahkan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 17-24 °C, kelembaban udara 70-87 %, dan tekanan udara 567-705 mmHg pada periode tersebut volume curah  hujan 33 mm per hari. Namun pada periode pengamatan pukul 00.00- 06.00 WIB hari Selasa (16/2), dilaporkan hujan mereda hingga volume  curah hujan 1 mm per hari.

Dikatakan, pada periode pengamatan pukul 00.00-06.00 tersebut, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 30 m di atas puncak kawah.

Ia menambahkan teramati 9 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.500 m ke arah barat daya. Selama 12 jam tersebut, kata Heru, seismogram mencatat kegempaan  guguran sebanyak 86 kali dengan amplitudo berkisar  3-32 milimeter, dan  durasi 12- 121 deik, serta dua kali kegempaan tektonik jauh dan 4 kali kegempaan fase banyak atau hybrid.

Sementara Stasiun Klimatologi Mlati BMKG Yogyakarta meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di Kulonprogo utara, Sleman utara, Kota Yogyakarta, Gunungkidul selatan serta gelombang tinggi di Perairan Selatan Yogyakarta.

Kepala Stasiun Klimatologi Mlati, Reni Kraningtyas mengungkapkan hal itu  dalam prakiraan cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlaku selama 24 jam mulai Selasa (16/2) pukul 07.00 WIB.

baca juga: Aktivitas Merapi Meningkat, Sleman Perpanjang Masa Tanggap Darurat

Menurut dia, tinggi gelombang di perairan selatan Yogyakarta berkisar antara 2.5 - 3.5 meter (kategori tinggi). Pada pagi hari potensi hujan sangat ringan hingga ringan dkimungkinkan terjadi di Gunungkidul selatan. Sedangkan siang hingga sore dimungkinkan terjadi hujan sedang hingga lebar di Kulonprogo utara, Sleman utara dan barat, Gunungkidul selatan dan Kota Yogyakarta.

"Malam hari berawan serta dinihari potensi hujan sangat ringan di Kulonprogo Selatan, Gunungkidul selatan dan Bantul selatan," kata Reni.

Suhu udara berkisar antara 23 – 31 derajat Celsius dan angin dari arah barat dengan kecepatan maksimum 30 km per jam. (OL-3)


 

Baca Juga

Antara

Akses Ekonomi 13 Desa Kecamatan Adonara Tengah Lumpuh

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 13 April 2021, 16:27 WIB
RUAS jalan utama yang menghubungkan 13 desa Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur, NTT terputus mengakibatkan ekonomi warga...
Ant

Kinerja Khofifah-Emil Belum Memuaskan Milineal Jatim

👤Faishol Taselan 🕔Selasa 13 April 2021, 15:30 WIB
KEPEMINPINAN Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak, dimata milineal tidak...
Antara

Vaksinasi Covid saat Puasa, Skrining Diperketat

👤Lilik Darmawan 🕔Selasa 13 April 2021, 15:19 WIB
PROSES vaksinasi untuk lansia di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) terus dilanjutkan selama Ramadan. Namun, skrining akan lebih...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya