Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Peusada Kabupaten Aceh Timur menaikkan tarif air hingga 10 persen per kubik guna menutupi biaya operasional.
"Kenaikan ini hanya berlaku untuk pelanggan biasa. Sedangkan pelanggan sosial seperti masjid, panti asuhan dan lainnya tidak naik," kata Direktur Utama PDAM Tirta Peusada Iskandar di Idi, Kamis (11/2).
Saat ini tarif air PDAM Tirta Peusada masih relatif rendah dibandingkan daerah lain. Tarif dasar untuk pelanggan sosial Rp1.800, tarif dasar untuk pelanggan biasa Rp3.000 dan tarif penuh untuk niaga Rp3.700.
Berdasarkan Permendagri Nomor 71 Tahun 2016, tarif dasar air terendah untuk pelanggan sosial mencapai Rp3.200, tarif dasar untuk pelanggan biasa Rp4.100, dan tarif penuh untuk niaga Rp5.900.
"Kalau pun nanti dinaikkan, tarif air tetap masih lebih rendah dari ketentuan Permendagri. Artinya penyesuaian yang dilakukan PDAM Tirta Peusada masih mempertimbangkan kemampuan masyarakat," kata Iskandar.
Kenaikan tarif air tersebut diupayakan tidak terlalu memberatkan masyarakat. Dan kenaikan tarif juga sesuai dengan ketentuan berlaku.
Iskandar mengajak camat dan keuchik atau kepala desa di Aceh Timur membantu menyosialisasikan kenaikan tarif kepada masyarakat. Sebab, kenaikan tarif untuk menyesuaikan dengan biaya operasional yang semakin tinggi.
"Kenaikan tarif ini untuk menyesuaikan biaya operasional yang juga naik drastis setiap tahunnya. Selain itu juga untuk perluasan jangkauan dan perbaikan pelayanan pembangunan jaringan baru serta peremajaan aset lainnya," kata Iskandar.
PDAM Tirta Peusada terus mengalami kerugian setiap tahun hingga kini nilainya mencapai Rp3,3 lebih karena sejak 2013 tidak ada penyesuaian tarif.
Tingginya biaya operasional di antaranya karena kekeruhan air baku yang menyebabkan penggunaan tawas meningkat, perbaikan jaringan rusak, serta perawatan aset.
“Seperti meter air banyak yang rusak. Perbaikan dan penggantiannya membutuhkan biaya. Begitu juga instalasi pengolahan air, sudah banyak yang tua dan perlu perbaikan,” kata Iskandar. (Ant/OL-12)
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Bayar tagihan PDAM kini makin mudah lewat aplikasi BRImo. Praktis tanpa antre, bisa kapan saja, dan dapatkan promo cashback 20% untuk transaksi tertentu.
Cakupan layanan air bersih PDAM Tirta Asasta telah mencapai 23% dari total kebutuhan warga Kota Depok
Penanaman pohon ini adalah untuk mencegah bencana longsor.
Selain antisipasi sewaktu-waktu terjadi gangguan pasokan, juga mengantisipasi potensi kekeringan bersamaan kemungkinan terjadi kemarau.
Secara spontan, kehadiran Gubsu bersama Bupati Samosir disambut masyarakat dengan antusias dengan harapan PDAM dapat kembali normal menyalurkan air bersih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved