Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) resmi menetapkan 4 orang tersangka kasus tindak pidana korupsi anggaran pengadaan Kapal Nautika pada tahun 2019.
Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Maluku Utara Erryl Prima Putera Agoes didampingi Aspidsus Kejati Muhammad Irwan Datuiding di Aula Kejati, Rabu (10/2) sore mengatakan dari empat orang tersebut, salah satunya adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara berinisial IY.
"Kita telah menetapkan 4 orang tersangka kasus anggran pengadaan kapal Nautika pada tahun 2019, keempat tersangka beinisial IY, ZA, RZ dan IR," kata Erryl.
Keempat tersangja diduga merugikan negara sebesar Rp1 miliar lebih.
"Dugaan korupsi kapal Nautika ini melalui pengadaan proyek dari dana DAK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp7.871.111.000 dengan kerugian negara Rp1 miliar lebih," kata Kejati.
baca juga: Polres Blora Gerebek Gudang Penimbunan Pupuk Bersubsidi
Munculnya korupsi kapal ini bermula adanya pengadaan kapal nautika untuk praktik siswa SMK jurusan teknologi perikanan di Kabupaten Halmahera Timur. Selain itu juga dilakukan pengadaan alat praktik siswa sektor kelautan dan perikanan untuk SMKN 1 Halmahera Selatan, SMKN 1 Halhamera Barat dan SMKN 2 Sanana. Aspidsus Muhammad Irwan Datuiding menambahkan dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan kepada keempat tersangka dan para saksi. (OL-3)
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos, perusahaan tambang nikel milik pengusaha David Glen Oei.
Budaya K3 tidak dapat dibangun secara instan, melainkan memerlukan konsistensi dan partisipasi aktif dari seluruh pihak.
Meski dijual dengan harga Rp25 ribu per mangkuk, permintaan gohu ikan di bulan Ramadan selalu tinggi hingga stok yang tersedia habis terjual.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Program penghijauan skala besar ini dinyatakan berhasil oleh Kementerian Kehutanan setelah memenuhi indikator ketat, termasuk persentase tumbuh tanaman yang mencapai 95,16%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved