Rabu 10 Februari 2021, 14:34 WIB

Hari ini, Aktivitas Gunung Semeru Didominasi Gempa Letusan

mediaindonesia.com | Nusantara
Hari ini, Aktivitas Gunung Semeru Didominasi Gempa Letusan

Antara
Gunung Semeru

 

AKTIVITAS Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) masih didominasi oleh gempa letusan berdasarkan pengamatan petugas Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (10/2).

Dalam laporan yang dibuat petugas Pos Pantau Gunung Semeru, Mukdas Sofian, tercatat 12 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-21 mm dan lama gempa 70-150 detik pada periode pengamatan pukul 00.00 - 06.00 WIB.

‘’Aktivitas kegempaan Gunung Semeru juga tercatat satu kali gempa guguran dengan amplitudo 3 mm dan sembilan kali gempa hembusan dengan amplitudo 6-9 mm, serta dua kali gempa harmonik,’’ tuturnya.

Berdasarkan pengamatan secara visual, lanjut dia, gunung api tertutup Kabut 0-II hingga tertutup Kabut 0-III, kemudian asap kawah tidak teramati, cuaca mendung hingga hujan, dan angin lemah ke arah timur laut 

‘’Pada pengamatan periode pukul 06.00 - 12.00 WIB tercatat 22 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-21 mm dengan lama gempa 65-120 detik,’’ katanya.

Gunung Semeru juga mengeluarkan sembilan kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-9 mm dan tiga kali gempa harmonik dengan amplitudo 2-8 mm.

Pengamatan Gunung Semeru pada periode Selasa (9/2) pukul 00.00-24.00 WIB tercatat 67 kali gempa letusan/erupsi, dua kali gempa guguran, 23 kali gempa hembusan, lima kali gempa harmonik, dan satu kali gempa tektonik jauh.

Status gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tetap pada level II atau waspada, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan beberapa rekomendasi agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 1 Km dari kawah/puncak G. Semeru dan jarak 5 Km arah bukaan kawah di sektor tenggara - selatan

Baca juga : Sebanyak 8.648 Orang Mengungsi Akibat Banjir di Karawang

Masyarakat juga diimbau mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Radius dan jarak rekomendasi itu akan dievaluasi terus untuk antisipasi jika terjadi gejala perubahan ancaman bahaya. 

‘’Masyarakat diminta menjauhi atau tidak beraktivitas di area terdampak material awan panas, karena saat ini suhunya masih tinggi dan perlu diwaspadai potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan,’’ katanya.

Ia mengimbau masyarakat mewaspadai ancaman lahar di alur sungai/lembah yg berhulu di Gunung Semeru mengingat banyaknya material vulkanik yang sudah terbentuk. 

Sementara Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan aktivitas Gunung Semeru sementara ini masih aman dan terkendali, meskipun terjadi gempa letusan karena tidak berdampak pada masyarakat.

‘’Erupsi atau gempa letusan merupakan hal yang wajar bagi gunung api aktif seperti Gunung Semeru, sehingga masyarakat di lereng gunung tetap menjalankan aktivitasnya sehari-hari,’’ ujarnya. (Ant/OL-2)

 

Baca Juga

DOK MI.

Polda Jateng: Kerangka Manusia di Tepi Sungai Berkelamin Laki-Laki

👤Mediaindonesia.co 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:02 WIB
Kepolisian mengidentifikasi temuan kerangka manusia di tepi Sungai Depok di Desa Pasigatan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah,...
ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Sultan HB X dan Paku Alam X Kembali Ditetapkan sebagai Gubernur-Wagub DIY

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 22:50 WIB
Sebelum penetapan Gubernur dan Wagub DIY Periode 2022-2027, DPRD DIY telah melalui seluruh...
DOK.MI

Sadis, Paman Tikam Keponakan yang Sedang Belajar di Sekolah

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 22:40 WIB
Kapolsek Sunggal Komisaris Yudha mengatakan bahwa pelaku pembunuhan tersebut tak lain merupakan paman...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya