Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTAMINA salurkan bantuan tabung gas untuk korban bencana banjir di enam daerah di Jawa Tengah terutama pengungsian dan dapur umum untuk membantu masyarakat yang korban banjir. Adapun bantuan disalurkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing daerah, di antaranya Semarang, Kudus, Demak, Pekalongan, Pati, dan Kendal.
"Setidaknya total 350 tabung LPG BrightGas kami serahkan kepada BPBD di 6 daerah tersebut untuk memenuhi kebutuhan logistik di dapur umumu," ujar Pejabat sementara (Pjs.) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Marketing Operation Region Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri di Semarang, Selasa (9/2).
Tidak hanya menyalurkan bantuan yang bersumber dari dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), pekerja Pertamina juga melakukan penggalangan donasi untuk membantu meringankan warga yang terdampak bencana. Penggalangan dana tersebut diinisiasi oleh organisasi pekerja Agent of Change (AOC) yang mayoritas diisi oleh pekerja muda Pertamina.
"Hasil donasi yang terkumpul akan dibelanjakan untuk kebutuhan pengungsian, seperti matras, selimut, pakaian, sembako, dan sebagainya," imbuh Marthia. (OL-13)
Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid BIN Gelar Test Usap Massal di Bogor
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved