Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi menerjang sejumlah lokasi di beberapa kecamatan di wilayah utara Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sejak Minggu (7/2). Sejumlah kepala keluarga pun terdampak akibat bencana tersebut.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, setidaknya terdapat 3 kecamatan yang terjadi bencana yakni Cipanas, Sukaresmi, dan Mande. Di Kecamatan Cipanas, pergerakan tanah dan angin puting beliung menerjang Desa Batulawang, Sindanglaya, dan Palasari.
Bencana serupa juga terjadi di Desa Rawabelut Kecamatan Sukaresmi. Sementara di Desa Murnisari Kecamatan Mande terjadi banjir bandang.
"Bencana dipicu tingginya intensitas curah hujan akhir-akhir ini. Kejadiannya sejak Minggu (7/2) hingga Senin (8/2)," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Mochammad Irfan Sofyan, Selasa (9/2).
Hasil pendataan sementara di lapangan, ucap Irfan, banjir bandang di Desa Murnisari berdampak terhadap terhadap warga di Kampung Nambo dan Kampung Cikowak. Di Kampung Nambo terdapat 3 unit rumah yang dihuni 3 kepala keluarga atau 14 jiwa dan di Kampung Cikowak terdapat 2 rumah yang dihuni 2 KK atau 8 jiwa terendam banjir luapan air sungai. Sedangkan pergerakan tanah di Desa Rawabelut berdampak terhadap 15 rumah. Para penghuninya saat ini sudah dievakuasi ke tempat lebih aman.
"Personel kami di lapangan telah melakukan asesmen. Warga yang terdampak pergerakan tanah sudah diungsikan sementara. Kebanyakan tinggal bersama kerabatnya," ucap Irfan.
Kepala Desa Rawabelut Syarif Hidayat mengatakan bencana pergerakan tanah di wilayahnya terjadi di Kampung Cipari RT 06/01. Bencana mulai diketahui pada Minggu (7/2).
"Sebetulnya setiap kali curah hujan tinggi, wilayah kami langganan terjadi pergerakan tanah. Rutin hampir terjadi setiap tahun," kata Syarif.
Ia mengaku sudah menyiapkan posko pengungsian sementara. Namun sebagian besar warga yang terdampak memilih menumpang di rumah kerabat mereka.
"Hasil pendataan sementara ada 15 bangunan rumah yang terdampak. Proses evakuasi warga dibantu BPBD dan Retana (relawan tangguh bencana)," pungkasnya.
Bank Mandiri Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,58 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas korporasi di bulan suci Ramadan, melainkan wujud nyata kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat.
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Data laporan perkembangan APBN terbaru, total pendapatan regional Jawa Barat tercapai sebesar Rp11,09 triliun atau sekitar 5,88% dari target tahunan.
Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat dan fasilitas umum bagi pemudik, tetapi juga sebagai pusat informasi jalur alternatif dan rawan bencana.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved