Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum DPP KNPI Haris Pertama dan Sekjen Jackson AW Kumaat bersama rombongan terbang langsung dari Jakarta ke Kalimantan Selatan untuk memberikan bantuan langsung bagi korban banjir.
Sesampainya di Kalimantan Selatan DPP KNPI langsung membagikan bantuan berupa sembako di dua lokasi yaitu Banjarmasin dan Banjarbaru.
"Bantuan ini merupakan bantuan dari pengurus DPP KNPI, senior dan alumni KNPI, bukti kepedulian pemuda Indonesia terhadap masyarakat yang terkena bencana,” kata Haris Pertama dalam keterangan tertulis, Rabu (20/1).
Dalam penyerahan itu, rombongan DPP KNPI ditemani oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Kalsel Fazlur, Ketua DPD KNPI Kota Banjarbaru Gusti Adam serta Ketua DPD KNPI Kota Banjarmasin Imam Satria.
Secara simbolis, Bantuan dari DPP KNPI Pusat diserakan langsung oleh Haris Pertama kepada Walikota Banjarbaru Darwamawan Jaya.
Dalam 2 hari kunjungannya di Kalimantan Selatan rombongan DPP KNPI meninjau langsung lokasi dan korban banjir serta menyerahkan bantuan secara langsung dilokasi korban banjir di Banjarmasin.
"Ini adalah rangkaian kegiatan sosial KNPI. Kami peduli dan prihatin terhadap bencana yang melanda Indonesia. Kami juga akan sambangi daerah-daerah bencana lainnya," tegas Haris. (OL-13)
Baca Juga: Jasad Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan, Kini Fokus Relokasi
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved