Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA kini banjir masih merendam ribuan rumah di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Sejumlah warga juga terlihat masih mengungsi.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon sejak akhir pekan lalu juga menyebabkan banjir di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Camat Suranenggala, Indra Fitriani, menjelaskan banjir merendam sekitar 4 ribuan rumah di sembilan desa di Kecamatan Suranenggala.
“Walaupun di beberapatitik ketinggian air sudah turun, tapi banjir masih menggenangi rumah warga,” ungkap Camat Fitria, Selasa (19/1). Ketinggian air berkisar 10 hingga 75 meter.
Dijelaskan Fitria, banjir disebabkan Sungai Winong atau Karangsembung penuh hingga akhirnya limpas ke saluran pembuang Pencereng. “Sebenarnya saluran Pencereng sudah dinormalisasi,” ungkap Fitria. Namun, karena tanggulnya baru dan belum kuat untuk menahan derasnya air hingga akhirnya tanggul turun.
Warga yang mengungsi, jelas Fitria, umumnya berasal dari Desa Surakarta. “ Jumlah pengungsi sekitar 200 orang,” ungkap Fitria. Untuk dapur umum sudah dilakukan oleh masing-masing desa dan kemarin mereka mendapatkan bantuan bahan makanan dari Polres Cirebon Kota.
Sementara itu, Kuwu (Kepala Desa) Suranenggala Kulon, Kasmad, menjelaskan di desanya ada sekitar 1.200 rumah. “Yang terendam banjir ada 1000 an rumah,”ungkap Kasmad. Dijelaskan Kasmad, banjir menerjang wilayah desa mereka sejak Senin (18/1). Terletak di daerah hilir, air dari banjir yang terjadi di Kecamatan Panguragan akhirnya mengalir ke desa mereka. Parahnya di daerah mereka juga sungai sudah penuh dan laut pasang. Hingga akhirnya air yang menggenang rumah warga surutnya cukup lama.
Diberitakan sebelumnya, banjir menggenangi sedikitnya tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon. Masing-masing Kecamatan Susukan, Panguragan, Arjawinangun, Plered, Klangenan, Gunung Jati dan Suranenggala. Hingga kini air masih menggenangi ribuan rumah di Kecamatan Suranenggala. (OL-13)
Baca Juga: BPBD Jatim Fokus Penanganan Banjir Jember
Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang rentan diterjang bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini. Baik itu bencana banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem dan lainnya.
BPBD sudah menyiapkan langkah kesiapsiagaan, termasuk menghadapi potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon belum akan memberlakukan WFH untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Tim dinkes juga melakukan pengecekan kondisi dapur, kualitas air, IPAL, hingga kebersihan peralatan masak dan makan.
Kesamaan pandangan dalam menciptakan lingkungan tetap bersih melalui penanganan sampah berkesinambungan harus menjadi perhatian semua pihak
Dari total alokasi sebelumnya sebesar Rp121,6 miliar, Kabupaten Cirebon hanya akan menerima Rp72,2 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved