Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KOPERASI Produsen Tempe Tahu Indonesia (Kopti) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendapat alokasi stok kacang kedelai impor sekitar 5,7 ton yang dijual di pasaran saat ini. Langkah itu sebagai salah satu upaya pemerintah mengendalikan harga kacang kedelai impor yang akhir-akhir melonjak signifikan.
Ketua Kopti Kabupaten Cianjur, Hugo Siswaya, mengatakan harga kacang kedelai impor yang dijual pada operasi pasar kali ini di kisaran Rp8.500 per kilogram. Di pasaran sendiri, kata Hugo, harga komoditas kacang kedelai impor yang merupakan bahan baku utama pembuatan tahu dan tempe di kisaran Rp9.200 per kilogram.
"Kami tentu mengapresiasi langkah pemerintah melalui Kementerian Pertanian yang melakukan langkah-langkah cepat penanganannya, seperti penanaman kedelai serta mengumpulkan para importir," kata Hugo ditemui di kantornya, Rabu (13/1).
Upaya Kementerian Pertanian mengumpulkan para importir itu berbuah hasil positif. Kata Hugo, para importir mendistribusikan stok kacang kedelai yang mereka punya untuk dijual ke para perajin tahu dan tempe.
"Alhamdulillah, Kabupaten Cianjur kebagian stoknya. Ada subsidi dari pemerintah sehingga harganya bisa lebih murah dari pasaran," terang Hugo.
Hugo menuturkan naiknya harga komoditas kacang kedelai saat ini karena dipicu perdagangan global. Artinya, harga komoditas kacang kedelai di tingkat dunia pun naik. "Situasi dan kondisinya secara umum memang seperti itu," jelasnya.
Penaikan harga kacang kedelai impor yang tak terkendali, sebut Hugo, sempat membuat perajin tahu dan tempe di Kabupaten Cianjur mogok produksi selama tiga hari. Namun sekarang mereka sudah kembali berproduksi karena menyiasatinya dengan mengurangi ukuran.
"Kami juga sudah menyampaikan kepada masyarakat agar memaklumi kalau saat ini di pasaran ukuran tahu dan tempe berkurang serta harganya naik. Ini karena memang harga bahan baku juga naik," ungkapnya.
Di Kabupaten Cianjur sendiri terdapat lebih kurang 200-an perajin tahu dan tempe. Sekitar 80-90 perajin di antaranya tercatat masih rutin bertransaksi dengan Kopti Kabupaten Cianjur. "Sekarang hampir semuanya melanjutkan produksi tapi dengan terpaksa mengurangi ukuran dan menaikkan harga," tegasnya.
Kebutuhan kacang kedelai di Kabupaten Cianjur rata-rata sebanyak 300 ton per bulan atau 10 ton per hari. (BB/OL-10)
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,9 juta ton per tahun, sementara serapan dari kedelai lokal saat ini tidak sampai 100 ribu ton.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Produk yang diperkenalkan meliputi tempe, tahu, susu kedelai, hingga inovasi terbaru berupa nougat kedelai yang kaya nutrisi.
Mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan tidak meningkatkan risiko asam urat, bahkan bisa memberi efek perlindungan bagi tubuh.
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Kebijakan tarif tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan menjadi salah satu tarif terendah yang diberikan AS untuk negara di kawasan Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved