Selasa 12 Januari 2021, 14:36 WIB

Harga Kedelai Tinggi, Pengrajin Tahu Naikkan Harga

Tosiani | Nusantara
Harga Kedelai Tinggi, Pengrajin Tahu Naikkan Harga

MI/Tosiani
Salah seorang pedagang / pengrajin tahu di Temanggung, Jawa Tengah menunjukan papan tahu putih siap jual, Selasa (12/1/2021).

 

Sejumlah pedagang dan pengrajin tahu di Temanggung, Jawa Tengah, akhirnya memutuskan untuk menaikkan harga jual tahu. Keputusan itu untuk merespons harga kedelai import yang terus mengalami kenaikan semenjak pandemi covid-19.

Manto, 55, salah seorang pengrajin tahu di Kecamatan Temanggung, mengatakan, harga jual tahu telah naik rata-rata Rp5.000 per masak. Tiap masak berisi tiga papan tahu.

"Sudah sejak 15 hari terakhir harga tahu memang naik Rp5.000 per masak. Soalnya harga kedelai terus naik belakangan ini," tutur Manto, Selasa (12/1/2021) di Temanggung.

Ia menjelaskan, semula harga tahu putih per masak dijual Rp120 ribu dari pabrik. Tiap masak berisi tiga papan, di mana tiap papannya dijual dengan kisaran harga Rp40 an ribu. Satu papan biasa dipotong menjadi 16 bagian. Harga jual tahu di tiap pedagang reseller bervariasi antara Rp2.500 sampai Rp3.000 per potong.

Sekarang harga tahu putih dari pabrik sudah naik menjadi Rp125 ribu per masak. Harga tiap papan tahu menjadi rata-rata Rp45 ribu. Kemudian pedagang reseller menaikkan harga eceran tahu menjadi antara Rp3.000 sampai Rp3.500 per potong.

"Kalau di pedagang eceran naiknya rata-rata Rp500 per potong, yakni dari semula Rp2.000-Rp2.500 per potong menjadi Rp3.000-Rp3.500 per potong," kata Manto.

Viki, 30, salah seorang pengrajin tahu di daerah Brojolan, Temanggung, mengatakan, harga kedelai import per Selasa (12/1/2021) sudah mencapai Rp9.100 per kilogram. Atas kondisi itu, ia pun menaikkan harga jual tahu. "Pagi tadi saya beli kedelai sudah Rp9.100 per kg. Harga tahunya juga sudah naik," ujar Viki.

Beruntung, lanjutnya, para pembeli sudah melek berita soal kenaikan harga kedelai, sehingga tidak memprotes naiknya harga tahu. Di tiap reseller, kata Viki, menjual tahu dengan harga yang berbeda-beda.

"Alhamdulillah pembeli banyak yg melek berita, jadi biasa saja, naik sedikit harganya enggak masalah. Kebijakan tiap reseller naiknya harga  beda-beda," kata Viki. (Tosiani / TS/OL-10) 

Baca Juga

Dok BPPTKG

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Sebelas Kali Awan Panas

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Rabu 27 Januari 2021, 05:19 WIB
BPPTKG melaporkan sebelas luncuran awan panas di Gunung Merapi dalam kurun enam jam, dari pukul 18.00-24.00, Selasa...
MI/Tosiani

Warga BintanTtemukan Bola Hitam di Pantai

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Januari 2021, 23:51 WIB
Bola hitam tersebut terlihat dilapisi dengan rantai besi putih disertai ban hitam mini. Pada benda tersebut terdapat beberapa tulisan,...
MI/Rudi Kurniawansyah

834 Personel Polda Riau Ikuti Seleksi Sekolah Inspektur Polisi

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Selasa 26 Januari 2021, 23:48 WIB
Agung menjelaskan terdapat tiga belas penilaian komponen bagi anggota Polri yang menjadi acuan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya