Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang membawa material longsor menutup ruas badan jalan Provinsi Jawa Barat tepatnya berada di Kampung Citengek, Desa Kutawaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (11/1) malam pukul 20.00 WIB.
Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi petugas terpaksa melakukan buka tutup di jalur tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya Irwan mengatakan hujan deras yang terjadi sejak malam hingga pagi membawa material longsor lalu menimbun jalan Provinsi Jabar. Pembersihan baru dilakukan pagi hari karena belajar dari kejadian Sumedang.
"Tim gabungan baru melakukan pembersihan material longsor karena tidak mau melakukan pada malam hari. Karena, longsoran berada di tebing setinggi 8 meter masih terjadi hingga petugas berupaya melakukan langkah buka tutup meski kondisinya mengalami kepadatan arus," kata Irwan, Selasa (12/1).
Baca juga: Longsor Timpa Masjid SMK Perjuangan di Tasikmalaya
Ia mengatakan material longsor yang telah membawa rumpuh bambu menghalangi badan jalan hingga kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Garut terpaksa memutar arah. Sedangkan, sekarang ini petugas gabungan berupaya memotong pohon yang menghalangi jalan termasuk menyiapkan peralatan lain guna bisa dilalui secara normal.
"Kami tidak mau mengambil risiko terutama para petugas melakukan proses pembersihan material longsor yang telah menutup badan jalan. Berkaca kepada kejadian di Sumedang yang menimbulkan banyak korban, terutama longsor susulan dan sekarang ini proses pembersihan material di lokasi baru dilakukan setelah longsor terjadi," ujarnya.
Menurutnya, cuaca ekstrem yang terus terjadi harus diwaspadai bersama karena bencana itu dampaknya bisa menyebabkan longsor, banjir, pergerakan tanah dan angin kencang. Namun, untuk ruas jalan provinsi yang tertimbun tanah longsor sejak malam sudah mulai dibersihkan petugas tetapi para pengendara yang melalui jalur tersebut diharapkan berhati-hati.
"Kami meminta agar pengendara yang melalui jalan Tasikmalaya menuju arah Garut melalui Salawu harap waspada. Karena, di sepanjang jalan tersebut terdapat tebing dan jurang, jika terjadi hujan deras jangan sampai berteduh di bawah pohon karena berbahaya apalagi tanah longsor yang menutup badan jalan pun sangat licin jika dilalui kendaraan," paparnya.(OL-5)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanah longsor Cisarua.
Pada 1 hingga 25 Januari 2026 telah terjadi sebanyak 58 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka dengan 2.253 warga dan 716 rumah yang terdampak.
Total nilai bantuan sebesar Rp295.499.850 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pada hari ketiga, petugas kembali menemukan sembilan body pack yang diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah Bandung Barat selama dua hari berturut-turut memicu pergeseran tanah skala besar.
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved