Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pemkot Semarang Gagal Sewa Hotel Untuk Isolasi Pasien Covid-19

Akhmad Safuan
07/1/2021 11:55
Pemkot Semarang Gagal Sewa Hotel Untuk Isolasi Pasien Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M Abdul Hakam meninjau laboratorium covid-19 Intibios Lab Indonesia di Semarang, Senin (28/12/2020).(ANTARA FOTO/Aji Styawan)

RENCANA Pemerintah Kota Semarang menyewa tiga hotel untuk pemusatan isolasi pasien covid-19 gagal. Rumah sakit rujukan penanganan korona penuh dan pasien covid-19 harus antre untuk dapat jalani perawatan. Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang saat ini dari 239 tempat tidur tersedia, sudah terisi 231 tempat tidur (97%). Sedangkan ICU sebanyak 25 tempat tidur juga sudah penuh. 

"Kami sulit menerima pasien covid-19 lagi karena keterbatasan ruang dan tempat tidur. Pasien terpaksa antre menunggu perawatan" kata Direktur Utama RSUD Wongsonegoro, Susi Herawati, Kamis (7/1).

Berdasarkan catatan ada lima pasien covid-19 saat ini menunggu perawatan di RSUD Wongsonegoro. Sedangkan untuk menambah ruangan juga tidak mudah karena khusus pasien covid-19 telah menempati dua gedung yang ada. Secara keseluruhan, ungkap Susi Herawati, kapasitas RSUD Wongsonegoro mencapai 434 orang dan kini merawat 333 orang pasien. Dan 261 orang (78%) di antaranya adalah pasien covid-19. 

"Kondisi ini menjadikan kami kesulitan. Apalagi rumah sakit lain juga kondisinya sama penuh dan banyak dirujuk ke rumah sakit ini," tambahnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan penuhnya rumah sakit di Kota Semarang karena banyaknya serbuan pasien covid-19 dari daerah sekitar. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan ruang rawat inap dan isolasi pasien dilakukan pemaksimalan kapasitas ruangan baik di rumah sakit maupun puskemas, maupun ruang pemusatan isolasi.

baca juga: Penyintas Covid-19 di Banyumas Didorong Donorkan Plasma

Abdul menambahkan Pemkot Semarang gagal menyewa tiga hotel sebagai pemusatan isolasi karena pihak hotel menolak disewakan menjadi tempat isolasi pasien covid-19. Pemerintah Kota Semarang terus berusaha melakukan penambahan sejak beberapa bulan lalu. September 2020 ketersediaan temoar tidur ada 700, dan Oktober menjadi 800 tempat tidur. Kemudian November 900 tempat tidur.Dan di akhir tahun menjadi 1000 tempat tidur. Pada Januari 2021 bertambah menjadi 1.116 tempat tidur. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya