Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMULANGAN pengungsi bencana erupsi Gunung Ile Lewotolok oleh Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, 2 Januari 2021 lalu menyisahkan masalah pelik di tiga Desa terdampak. Ratusan atap rumah warga yang bocor akibat erupsi hebat 29 November 2020, belum dapat diperbaiki. Akibatnya, warga terpaksa mengungsi lagi secara mandiri.
Komunitas Relawan Taman Daun, mencatat adanya 50 rumah dalam kondisi rusak berat pada bagian atapnya. Kondisi rumah yang rusak berat tersebut tersebar di Desa Bunga Muda, Lamawara dan Lewotolok, Kecamatan Ile Ape. Kini warga pemilik rumah yang rusak berat itu terpaksa mengungsi lagi ke rumah tetangga, namun ada pula warga terpaksa tidur di dalam rumah walau dengan atap yang bocor.
"Dan untuk warga yang rumahnya belum baik, ada yang tidur di tetangga, ada yang terpaksa tidur di kebun, ada yang tidur di dapur, ada juga yang lari ngungsi dari posko utama ke rumah keluarga di Lewoleba," ujar Koordinator Komunitas Taman Daun, John Batafor, Rabu (6/1).
Disebutkan, dari total 50 rumah yang rusak berat itu, pihaknya telah memperbaiki 16 buah rumah. Tersisa 34 rumah dalam kondisi rusak berat yang masih perlu uluran tangan. Taman daun menargetkan perbaikan 20 unit rumah.
"Kita sudah kerja perhari ini, 13 rumah siap huni di desa Bunga Muda dan 3 rumah di Desa Lamawara, jadi totalnya 16 rumah yang sudah kita kerja," ujar Batafor.
Disebutkan, komunitas para pemuda yang membiayai sendiri perbaikan rumah korban erupsi Gunung Ile Lewotolok itu, mengerahkan tiga tim untuk perbaikan rumah tersebut. Batafor mengaku komunitasnya menyediakan biaya Rp88 Juta untuk kebutuhan pembelian seng untuk 20 unit rumah ditambah Rp2.700.000 untuk paku seng, dan Rp13 juta untuk bubungan bagi 20 unit rumah.
baca juga: Pengendara Motor Pingsan Tertimpa Pohon Tumbang di Wailiti
Biaya berasal dari kocek pribadi dan urunan bersama anggota komunitas Taman Daun ditambah juga dari Orang Lembata di luar anggota Komunitas.
"Saat ini kondisi batin saya dan teman-teman super sedih dan panik karena kita ingin kerja cepat selesai, sebab warga sudah balik tetapi atap rumah bocor, ini musim hujan," ujar John Batafor, KoordinatorKomunitas Taman Daun prihatin.
Sementara itu, Rafael Rabu Nihan atas nama Sakarias Sengaji Nihan, warga Desa Bunga Muda, pemilik rumah rusak berat yang telah diperbaiki oleh Komunitas Taman Daun pada 22 Desember 2020 menyatakan terimakasih tak terhingga atas bantuan kemanusiaan tersebut.
"Syukur Puji Tuhan. Inisiatif sendiri Taman Daun lakukan survey tanpa sepengetahuan pemilik rumah, langsung hadir dengan material atap berupa seng, bahan kayu, dan lain-lain, untuk melakukan perbaikan. Saya baru tahu kalau Taman Daun telah lama membantu membangun rumah masyarakat miskin. Bukan hanya pada saat erupsi gunung Ile Lewotolok sekarang. Hari Selasa 22 Desember 2020 telah selesai ganti atap di Desa Bungamuda. Atas nama pemilik bapak bungsu saya, Sakarias Sengaji Nihan, terima kasih tak terhingga buat Taman Daun pemerhati masyarakat tak mampu," ungkap Rafael. (OL-3)
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Masyarakat Aceh, terutama yang berada di dua gampong yaitu Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, harus mengungsi.
Gunung berapi Kilauea di Hawaii kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Aliran lava terlihat mengalir sejak akhir pekan.
Gunung Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jepang.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek.
Apa pula yang akan dia lakukan sebagai bukti bahwa dia tak termasuk elite atau pejabat bermental penjajah? Atau, hanya sekadar omon-omonkah dia?
Aktivitas ini dikenal juga dengan istilah pendakian. Mendaki gunung merupakan aktivitas fisik sekaligus pengalaman batin yang menggabungkan tantangan, olahraga
Balai Latihan Kerja (BLK) Semarang 1 milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah(Jateng) membuka pelatihan Pemandu Wisata Gunung seiring dengan banyaknya kecelakaan di gunung
Sejak erupsi yang terjadi pada Desember 2023, hasil kebun seperti jambu mete, kakao, kemiri, kopi bahkan kelapa enggan berbuah karena sering diguyur material vulkanis.
Pendaki pemula tidak perlu terburu-buru menentukan pencapaian diri karena capaian seperti mendaki sampai ke puncak gunung memerlukan tenaga dan usaha yang lebih banyak.
Apakah kamu lebih suka liburan ke gunung atau pantai? Ternyata, pilihan destinasi liburan favoritmu bisa mencerminkan kepribadianmu yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved