Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak sepekan terakhir, masih merendami ribuan rumah warga di wilayah tersebut.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Operasional BPBD Kalsel, beberapa wilayah yang dilanda banjir meliputi Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarbaru. Adapun wilayah di Kabupaten Banjar yang terendam banjir meliputi 16 desa yang tersebar pada lima kecamatan yaitu Astambul, Karang Intan dan Martapura Barat. Kemudian Kecamatan Martapura Timur dan Kecamatan Sungai Tabuk.
Di Kabupaten Tanah Laut banjir merendami permukiman warga dan juga ruas jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Bati-bati, Kecamatan Tambang Ulang dan Kecamatan Kurau yang terdampak pasang air laut. Di Kecamatan Kintap dan Jorong puluhan rumah warga pesisir juga terkena bencana rob. Sedangkan di Kota Banjarbaru banjir terjadi di Kelurahan Landasan Ulin.
"Hingga kini banjir masih terjadi di sejumlah wilayah," tutur Plt Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat, Selasa (5/1).
Sebelumnya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor melakukan peninjauan lokasi banjir di Desa Tunggul Irang Ulu dan Ilir Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar. Gubernur melihat kondisi korban banjir dengan menggunakan sepeda.
Sahbirin meminta instansi terkait dan pemerintah daerah segera mencari solusi guna mengatasi bencana banjir tahunan di wilayah tersebut.
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono mengatakan bencana banjir yang terjadi setiap tahun di Kalsel tidak hanya disebabkan tingginya curah hujan melainkan akibat kondisi kerusakan lingkungan yang sudah semakin parah. (OL-13)
Baca Juga: Gubernur Kalsel Instruksikan Seluruh Aparat Sigap Tangani Banjir
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved