Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMBIL menunggu pelantikan, pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Karawang, Cellica Nurrachadiana dan Aep Syaepuloh, yang telah ditetapkan menang dalam Pilkada Karawang tengah mematangkan target 100 hari kerja setelah menjabat.
Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan peningkatan lapangan kerja akan menjadi program prioritas awal dari Cellica-Aep untuk bergerak.
"Kita akan mengebut bantuan UMKM dan membuka lapangan kerja untuk target 100 hari kita kerja," ungkap Aep Syaepuloh di kantornya,Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/12).
Aep mengatakan akan membantu menyediakan market untuk seribu UMKM tersebut. Setiap desa dan kelurahan harus menonjolkan minimal tiga produk UMKM.
"Kita memiliki wilayah 309 desa dan kelurahan. Kita mengupayakan UMKM ini dipasarkan di koperasi pabrik di Karawang. Di sini pabrik itu kan ribuan. Setiap desa ditarget tiga produk," kata Aep.
"Kemarin kami sudah komunikasi dgn forum HRD di Karawang bersama Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) sudah welcome, tinggal bagaimana bentuk sinerginya. Misalkan suplai ranginang, keripik, kue basah disajikan di pabrik-pabrik dengan perantara dinas koperasi," kata Aep.
Dengan cara begitu, Aep mengaku sektor UMKM akan memiliki pasar yang jelas untuk mengembangkan bisnisnya.
Selain itu, untuk meningkatkan perekonomian melalui peningkatan tenaga kerja. Salah satunya Cellica-Aep mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pengusaha untuk bekerja sama di dua sektor tersebut. Rencana membuka lapangan kerja misalnya, Aep telah melobi sejumlah pengusaha garmen yang sempat hengkang dari Karawang.
Para pengusaha itu, ujar Aep, akhirnya mau beroperasi lagi di Karawang. "Mereka akhirnya mau kembali berbisnis di Karawang setelah mendengar rencana kami menerapkan UMK khusus," jealsnya.
Perusahaan garmen yang berhasil dilobi diantaranya, PT Tri Golden Star, Da Hyun, Kido 1 dan Sung Won. Adapun pabrik tekstil lainnya adalah Citrasari, Lumitex dan Sumbox.
"Dalam merekrut pekerja nanti, mereka tidak mematok syarat yang berat. Mereka tidak melihat ijazah, bahkan umur 40 tahun pun mereka terima. Asal punya skill menjahit yang baik," ungkap Aep.
Aep optimistis beroperasinya kembali pabrik itu dapat menyerap puluhan ribu pekerja asal Karawang. "Karena secara hitungan, pabrik garmen atau tekstil memerlukan banyak pekerja. dari tujuh pabrik saja bisa sampai 40an ribu pekerja terserap," tuturnya. (CS/OL-09)
MENJELANG arus mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Karawang melakukan pengecekan kesiapan jalur mudik utama maupun jalur alternatif di wilayah Kabupaten Karawang.
Bantuan ambulans dari warga Karawang ini merupakan respons terhadap mendesaknya kebutuhan layanan kesehatan darurat di Jalur Gaza yang kian memprihatinkan.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
Tim BTB segera melakukan evakuasi seorang ibu hamil, Siti Nurjanah menggunakan perahu karet kemudian dilanjutkan dengan membawanya ke rumah sakit Mandaya Hospital Karawang.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Tantangan pembangunan dinilai semakin kompleks sehingga penyusunan kebijakan tidak dapat lagi mengandalkan pendekatan percobaan atau trial and error.
Tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved