Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Cinta Masjid Indonesia (MCMI) resmi memiliki kepengurusan se-Provinsi Kepulauan Riau. Pelantikan yang berlangsung di Hotel Aston, Kepulauan Riau, Sabtu (19/12) tersebut langsung dilakukan Ketua MCMI dewan Pengurus Wilayah Provinsi Kepulauan Riau Andy Sulistio Susanto, Ketua Umum Wishnu Dewanto dan sambutan virtual dari Dewan Penasihat Budi Karya Sumadi.
Dalam kesempatan tersebut, Andy berpesan agar semua pihak dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan.
"Silahturahmi terus kita lakukan, kita jaga, kita rawat, kita kembangkan, maka kini terbentuk pengurus di wilayah-wilayah. Hal ini di buktikan dengan di bentuknya pengurus cabang di tujuh Kota/Kabupaten di wilayah Kepulauan Riau," kata Andy dalam keterangan tertulisnya.
Andy berharap, para pengurus MCMI se-Provinsi Kepri dapat menunaikan kewajiban organisasi. Selain itu, sebagai bentuk kecintaan kepada masyarakat dalam mengembangkan permberdayaan ekonomi, sosial, budaya serta ilmu pengetahuan.
"Kami melihat potensi besar yang ada di Kepulauan Kepri sangat perlu untuk didongkrak mengingat Kepri adalah Provinsi yang masih muda belia namun mempunyai sumber-sumber untuk di gali dan dikelola masyarakat," paparnya.
Dengan terbentuknya MCMI di seluruh Kota / Kabupaten se-Provinsi Kepri sudah dapat dipastikan akan bersinergi dengan pemerintah dalam program bagi masyarakat serta memberikan terobosan program bagi masyarakat.
"Keterlibatan kami di Kepri salah satunya menjadikan fungsi masjid sebagai wadah ukhuwah bukan untuk memecah belah umat, apalagi dijadikan tempat berkembangnya radikalisme dan Intoleran yang sekarang menjadi konsentrasi khusus pemerintah Pusat," ujar Andy.
Baca juga : Rektor UGM Apresiasi Pelindo III atas Bantuan Pembangunan Masjid
"Tak lupa kami menyampaikan Selamat Hari Jadi Kota Batam di tanggal 18 Desember, semoga Kota Batam akan menjadi Kota yang berkembang, penuh berkah bagi masyarakatnya serta para pimpinannya amanah dalam menjalankan tanggung jawabnya," tukasnya.
Sementara itu, Wishnu menambahkan,, masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) terus menunjukkan sikap dan jalurnya yang konsisten dalam menjaga keberagaman di Tanah Air.
"Kita ingin bangsa dan negara ini terus bersatu dan tidak terpecah belah. Kegiatan ini juga digelar sebagai upaya kita membuat masjid menjadi rumah yang nyaman dan aman buat semua umat Islam, dan ini yang harus ini kita gelorakan," tutur Wishnu.
"Salah satunya lewat tata kelola masjid yang bisa menjadi sebuah bagian dari upaya bela negara dan membawa masyarakat hidup saling berdampingan dan saling menghargai,” papar Wisnu.
Senada dengan Wishnu, Budi Karya Sumadi, juga memberikan pesan bagi peserta Orientasi Nasional Tata Kelola Masjid Untuk Bela Negara.
"MCMI harus terus menjadi pengayom ke-bhinekaan negeri ini, Masjid diharapakan bisa menjadi perekat untuk memperkuat upaya bela negara," pungkas Menteri Perhubungan itu.(RO/OL-7)
PERCEPATAN transformasi digital dibutuhkan untuk memajukan berbagai bidang, termasuk dalam memajukan dan memperkuat jejaring organisasi.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
ANGGOTA Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas mengapresiasi terbentuknya Tim Reformasi Penyelamatan IKAL Lemhannas, yang diharapkan dapat mewujudkan kembali marwah organisasi.
Bursa pemilihan Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) DKI Jakarta mulai memanas.
Spyware adalah jenis perangkat lunak yang diam-diam di-instal di komputer pengguna untuk mengumpulkan data mereka.
PERWATT, yang didirikan pada 19 Safar 1414 H bertepatan dengan 15 Agustus 1993 di Jakarta, merupakan wadah yang menghimpun alumni perempuan dari berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) melakukan penyesuaian kebijakan prioritas menyusul pengalihan penuh penyelenggaraan ibadah haji ke Kementerian Haji.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Peraturan Bersama Dua Menteri (PBM) Tahun 2006 tentang pendirian rumah ibadah kembali menuai kritik.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengatakan, keberadaan rumah ibadah dari berbagai agama seperti masjid dan gereja yang bersandingan merupakan simbol toleransi.
Rumah Ibadah Tangguh Bencana menempatkan rumah ibadah sebagai simpul ketangguhan masyarakat di tingkat akar rumput.
KEBERADAAN fasilitas tempat ibadah seperti masjid dan gereja yang disediakan oleh pengembang membuat warga di CitraRaya Tangerang dapat hidup dengan harmonis dan penuh kerukunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved