Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengabaikan protokol kesehatan (prokes) kendati kasus baru covid-19 terus bermunculan.
Sesuai pantauan di Pasar Tradisional Kasih, Kelurahan Naikoten 1 Kupang, Sabtu (5/12), banyak pengunjung maupun penjual tidak mengenakan masker dan menjaga jarak. Banyak kerumunan pengunjung terutama di lapak penjual ikan.
Gugus Tugas Covid-19 NTT melaporkan terjadi 16 kasus baru pada Jumat (4/12) malam. Kendati tambahan kasus tersebut menurun dibandingkan kasus baru, Kamis (3/12), sebanyak 28 orang, namun kasus baru terus bertambah setiap hari lewat transmisi lokal.
Baca juga: Klaster Pendidikan, 179 Siswa SMK di Semarang Positif Covid-19
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan NTT David Mandala mengatakan kasus harian covid-19 terbanyak di Kota Kupang sebanyak 20 orang pada 1 Desember, kemudian bertambah lagi 12 orang pada 2 Desember, dan enam orang pada 4 Desember.
Total kasus covid-19 di NTT, Sabtu (5/12) pagi, berjumlah 1.344 orang. Dari jumlah itu, 580 orang dirawat dan menjalani karantina mandiri di rumah dengan jumlah terbanyak di Kota Kupang sebanyak 359 orang. Jumlah pasien sembuh sebanyak 739 orang atau 55% dan pasien meninggal sebanyak 25 orang.
Dokter Putu Pradipta dari Rumah Sakit Siloam Kupang mengatakan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kupang belum efektif.
"Akan lebih baik apabila dilakukan tindakan kepada masyarakat yang tidak memakai masker, teguran maupun sanksi lisan, supaya kita sehat, keluarga kita sehat dan masyarakat sehat," katanya.
Tidak hanya di pasar tradisional, menurutnya, warga yang melintas di jalan raya, ada yang tidak mengenakan masker. Ada juga warga yang sudah memakai masker, sering membuka atau menurunkan masker ke dagu saat berkomunikasi dengan orang lain.
Menurutnya, untuk saat ini, satu-satunya cara yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 ialah melaksanakan 3M yakni mamakai
masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
SEBANYAK 1.125 umat memadati Ibadah Jumat Agung di Gereja Efata Liliba, Jumat (3/4/2026) sore
Antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengular.
PUNCAK arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperkirakan terjadi pada hari ini, Selasa (24/3)
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Jenis kombong lajar kini dijual Rp50.000 per 11 ekor. Sementara ikan belang kuning yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 ekor, kini naik menjadi Rp50.000 ekor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved