Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGAIMANA Anda menangani pandemi covid-19? Pertanyaan itulah yang akan diajukan kepada dua pasangan calon kepala daerah di Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (3/12).
“Kami dan warga Surakarta ingin tahu soal kebijakan dan strategi pencegahan, penanganan, dan pengendalian covid-19 yang akan mereka lakukan. KPU sudah menitipkan materi itu kepada tiga panelis yang semuanya berasal dari Universitas Sebelas Maret Surakarta,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Surakarta Nurul Sutarti, kemarin.
Di Surakarta, pasangan calon yang akan berusaha memikat hati masyarakat ialah Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa, yang didukung seluruh partai yang duduk di DPRD. Kontestan lainnya datang dari kubu perseorangan, yakni Bagyo Wahyono-Supardjo.
Selain soal pandemi, Nurul menambahkan materi lainnya ialah soal kolaborasi dengan provinsi dalam membangun daerah. “Tema utama debat II ini ialah Memajukan Surakarta sebagai kota budaya yang inovatif dalam keberagaman melalui kolaborasi dan penguatan civil society.”
Di Sidoarjo, Jawa Timur, calon bupati Bambang Haryo Soekartono menggelar diskusi dengan kaum milenial. Setelah menyampaikan program, ia diberondong dengan seribu satu pertanyaan oleh kaum muda itu.
Ternyata masalah lingkungan di daerah ini jadi sorotan mereka. Salah satu di antaranya penanganan lokasi lumpur Lapindo di masa depan.
“Komitmen kami adalah menjaga lingkungan dari berbagai sisi. Tidak hanya di darat, tapi juga air dan udara,” kata Bambang.
Saat persaingan menghangat, dua pasangan calon di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, berusaha mendinginkannya. Kemarin, Mila Karmila-Zainal Arifin mengunjungi pesaing mereka, Syafrudin-Alpiya.
Silaturahim berlangsung di rumah Syafruddin. Keempat tokoh ini berbincang santai sambil sarapan pagi.
“Kami datang untuk mewujudkan pilkada damai. Pilkada harus penuh kegembiraan, tanpa intimidasi,” papar Syafruddin.
Di Karawang, Jawa Barat, Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyemangati pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh. “Meski survei tinggi, tim harus tetap bekerja keras.” (WJ/HS/DY/AT/CS/DW/OL/N-3)
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved