Minggu 29 November 2020, 09:30 WIB

Barito Kuala Bagian Pengembangan Food Estate

Denny Susanto | Nusantara
Barito Kuala Bagian Pengembangan Food Estate

Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Tinjau Food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, 10 Juli 2020

 

KABUPATEN Barito Kuala, Kalimantan Selatan menjadi bagian program pengembangan ketahanan pangan (food estate) yang tengah dijalankan pemerintah di Kabupaten Kuala Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Kawasan yang terintegrasi dengan food estate ini adalah daerah transmigrasi Cahaya Baru. Kawasan ini dinilai memiliki potensi sebagai kawasan agropolitan dan menjadi sentra pertanian di Kabupaten Barito Kuala juga Kalsel. Hal ini dikemukakan Anggota Komisi V DPR RI , Rifqinizamy Karsayuda, Minggu (29/11). 

"Kawasan transmigrasi Cahaya Baru memiliki beberapa potensi, diantaranya produktivitas penduduk transmigran, hasil pertaniannya positif dan kondisi rawa persis dengan kawasan Food Estat Kalteng. Oleh karena itu, pada 2021, sudah dialokasikan anggaran cukup untuk menjadi stimulan bagi pengembangan Cahaya Baru," ujarnya.

Beberapa waktu lalu Komisi V DPR RI dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah bertemu dengan Pemprov Kalsel membahas masalah ini. Provinsi Kalsel, dikatakan Rifqinizamy memiliki peran strategis karena berbatasan langsung dengan ibukota negara yang baru di Provinsi Kaltim. Serta berbatasan dengan kawasan program strategis nasional yaitu food estate di Kalteng.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel, Zulkifli mengatakan, kawasan transmigrasi Cahaya Baru terdiri dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Mandastana dan Kecamatan Anjir Pasar tersebut merupakan wilayah pengembangan kawasan agropolitan. Selain sentra produksi tanaman pangan juga sentra jeruk.

baca juga: Persit KCK Kodim Klaten Bantu Sembako Pengungsi Merapi

"Jika nanti ditetapkan sebagai kawasan agropolitan nasional dan bagian dari program food estate maka kita harapkan desa-desa di Kabupaten Batola semakin berkembang dan maju," tuturnya. Namun Zulkifli mengungkapkan, prosedur untuk mengembangkan kawasan tersebut harus melalui kajian yang melibatkan tim kajian pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. (OL-3)
 

Baca Juga

Medcom.id

Satgas di Manggarai Baru Tahu Pasien Covid-19 setelah Meninggal

👤Yohanes Manasye 🕔Rabu 27 Januari 2021, 14:36 WIB
Korban keenam ialah seorang dosen pada Unika Santu Paulus...
MI/Martinus Solo

Menkominfo RI Salurkan 65 Tower BTS Kepada Pemkab Sorong Selatan

👤Martinus Solo 🕔Rabu 27 Januari 2021, 13:41 WIB
Dikatakan Bupati Sorong Selatan Eppi Antoh, hampir 80% wilayah Kabupaten Sorong Selatan sudah terjangkau dengan akses jaringan...
MI/Ardi Teristi

Gunung Merapi Luncurkan 21 Kali Awan Panas dalam 6 Jam

👤Agus Utantoro 🕔Rabu 27 Januari 2021, 13:35 WIB
Awan panas tersebut meluncur mencapai jarak luncur maksimal 1.600 meter dari puncak dengan amplitudo maksimal 600 milimeter dan durasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya