Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
LAHAN pertanian di tiga kecamatan wilayah Bantul, Yogyakarta, berpotensi terendam banjir. Tepatnya saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.
“Kalau musim hujan itu lahan terendam. Potensinya ada di daerah selatan. Seperti, Kecamatan Sanden, Kecamatan Srandakan dan Kecamatan Kretek. Lahan di sana sekitar 10 hektare,” jelas Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, DPPKP Bantul Imawan Ekohandrianto.
Menurutnya, lahan pertanian di wilayah selatan yang rawan banjir, juga dipengaruhi posisi yang dekat hilir sungai. Apabila debit air sungai akibat hujan deras, berpotensi meluap dan menggenangi lahan di sekitar sungai.
Baca juga: Genjot Produksi, Aceh Barat Usulkan Cetak Sawah 10.000 Ha
“Karena debit air yang banyak bisa meluap ke persawahan. Terutama di daerah Srandakan itu ada pertemuan sungai. Sehingga air bisa meluap kalau debit air tinggi. Itu sering terjadi saat hujan,” papar Imawan.
Akan tetapi, selama musim hujan 2020/2021 yang berlangsung sejak awal November, belum ada lahan pertanian atau sawah yang rusak karena terendam air hujan. Sejauh ini, dampak curah hujan tinggi masih biasa diatas.
Baca juga: Waspadai La Nina, BMKG: Ada Ancaman Bencana Hidrometeorologi
“Kalau yang terendam bisa teratasi, karena debit masih terkendali. Sehingga secara alami sendiri. Memang ada beberapa daerah rendah yang airnya menggenang. Tapi, sudah bisa mengalir dengan sendirinya,” imbuh dia.
Berdasarkan hasil pemantauan di lahan pertanian, dampak musim hujan tahun ini belum mengakibatkan kerugian bagi petani. Dalam hal ini, belum ada lahan yang tergenang, lalu tanamanya mati. Selain itu, ada juga lahan yang tergenang, namun tidak ada tanaman.(Ant/OL-11)
Prakiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya Senin 23 Februari 2026 berpotensi berawan hingga hujan siang hari. Cek suhu, kelembapan, dan tips aktivitas.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved