Rabu 18 November 2020, 18:00 WIB

Ratusan Anak di Timor Tengah Selatan Keracunan Makanan

Palce Amalo | Nusantara
 Ratusan Anak di Timor Tengah Selatan Keracunan Makanan

MI/DOK Dokter Irene Ate
.

 

SEBANYAK 180 anak mengalami keracunan makanan. Ini terjadi saat mereka mengikuti kegiatan hari ulang tahun pemuda, anak, dan remaja Gereja Imanuel di Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Dinas Kesehatan Timor Tengah Selatan dokter Irene Ate, Rabu (18/11), mengatakan kegiatan digelar di lapangan terbuka pada Selasa (17/11) diikuti sekitar 300 anak. "Anak-anak makan sekitar jam sembilan. Ada yang mual dan muntah-muntah mulai jam dua siang dan malam pukul 19.00 Wita," katanya saat dihubungi lewat telepon.

Awalnya ada 90 anak yang keracunan dilarikan ke Puskesmas Kuatnana untuk dirawat. Jumlah anak yang dirawat bertambah mencapai 180 orang.

Karena jumlah anak yang keracunan bertambah banyak, dinas kesehatan membangun posko di kantor desa setempat untuk merawat merawat anak-anak. Menurutnya, sampai Rabu siang, anak-anak yang dirawat berkurang karena sudah banyak yang sembuh dan dipulangkan.

"Sekarang sisa tiga orang yang akan dicabut infusnya," katanya. Dokter Irene menyebutkan makanan yang dikonsumsi anak-anak dimasak oleh warga setempat.
Sampel berupa daging ayam dan mi telah dibawa ke Kupang untuk diperiksa di laboratorium dinas kesehatan. (OL-14)

Baca Juga

DOK MI

59.840 Dosis Vaksin Difokuskan untuk Tenaga Kesehatan di Sumsel

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 20 Januari 2021, 16:51 WIB
Total sudah ada 59.840 dosis vaksin yang telah di distribusikan ke...
MI/FC Hutama Gani

Buang Sampah Sembarangan di Sukabumi Sanksi Administratif Menanti

👤Benny Bastiandy 🕔Rabu 20 Januari 2021, 16:50 WIB
PENERAPAN sanksi bagi  yang membuang sampah sembarangan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak main-main. Payung hukumnya berupa...
Medcom.id/Mohammad Rizal

Target Vaksinasi Nakes di Bengkulu Gagal Tercapai

👤Marliansyah 🕔Rabu 20 Januari 2021, 16:44 WIB
Kendala pemberian vaksin tidak mencapai target yaitu kebanyakan tenaga kesehatan sulit melakukan registrasi melalui aplikasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya