Rabu 18 November 2020, 07:22 WIB

Sejarah Jalur Rempah Aceh Diusulkan Sebagai Warisan Dunia

Mediaindonesia.com | Nusantara
Sejarah Jalur Rempah Aceh Diusulkan Sebagai Warisan Dunia

ANTARA FOTO/Ampelsa
Wisatawan berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh, Aceh, Jumat (21/8/2020)

 

ACEH menjadi ujung tombak jalur rempah dunia. Saat ini Aceh sedang dipersiapkan untuk diusulkan sebagai warisan budaya dunia kepada Unesco pada 2024.

"Secara historis Aceh pernah memimpin memimpin jalur perdagangan rempah di masa lalu dan kini Aceh juga adalah ujung tombak dari 20 titik awal rekonstruksi jalur rempah," kata Ketua Komite Program Jalur Rempah Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud, Ananto K. Seta di Banda Aceh, Selasa (17/11).
  
Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela pertemuan dengan Pemerintah Aceh, yang berlangsung di Gedung Biro Isra, Setda Aceh, Banda Aceh. Ananto menjelaskan dari 20 titik awal rekonstruksi jalur perdagangan rempah nasional di seluruh Indonesia, dua di antaranya berada di Aceh, yaitu Aceh Utara dan Banda Aceh. Menurut Ananto, hasil yang diharapkan dari program jalur rempah ini adalah sebagai paltform budaya bersama untuk menumbuhkan kebanggaan akan jati diri daerah-daerah di Indonesia dan memperkuat jejaring interaksi budaya antardaerah, pulau dan bangsa.
  
Selain itu juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan, mengemban dan memanfaatkan warisan budaya jalur rempah untuk pembangunan Indonesia. Ananto mengatakan hasil yang diharapkan dari jalur rempah itu adalah untuk mendapatkan pengakuan Unesco sebagai warisan dunia untuk memperkuat diplomasi Indonesia sekaligus meneguhkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
   
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh T Ahmad Dadek mengatakan Pemerintah Aceh mendukung upaya mengusulkan jalur rempah sebagai warisan budaya dunia kepada Unesco. Pemerintah Aceh akan menindaklanjuti hal itu dengan membuat Qanun Kebudayaan, melakukan pengkajian ilmiah terkait jalur rempah, mengangkat jalur rempah sebagai tema Pekan Kebudayaan Aceh Tahun 2022, serta melakukan kampanye dan promosi jalur rempah.

baca juga: Masyarakat Harus Gunakan Produk UMKM
  
Pemerintah Aceh juga akan membentuk tim pendukung program jalur rempah dengan melibatkan Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.
  
"Pihak Kemendikbud melalui UPT Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh dan Balai Pelestarian Cagar Budaya akan mensinergikan kegiatan-kegiatan untuk mendukung program jalur rempah di Aceh," kata Ahmad Dadek dalam kegiatan yang turut dihadiri Kepala Biro Humas dan Protokol, Muhammad Iswanto. (Ant/OL-3)

Baca Juga

MI/Benny Bastiandy

Sumut Stop Penambahan Keramba Jaring Apung di Danau Toba

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 25 Januari 2021, 02:30 WIB
Pemprov juga telah melaksanakan sosialisasi cara budi daya ikan yang baik kepada pengusaha budi daya ikan di...
Antara/Oky Lukmansyah

Petugas Tutup Paksa Swalayan Langgar PPKM di Kupang

👤Palce Amalo 🕔Senin 25 Januari 2021, 02:10 WIB
Petugas juga memberikan peringatan kepada pemilik swayalan untuk menaati aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah demi memutus rantai...
Antara/Gede.

Kuasa Hukum Jeni Surati Presiden Soal Aturan Berjilbab di Sekolah

👤Yose Hendra 🕔Senin 25 Januari 2021, 01:55 WIB
Aturan harus mengenakan jilbab di sekolah di Kota Padang sudah berlangsung sejak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya