Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pria di belakang sindikat peredaran narkoba di Riau dijemput maut, kemarin. Hendra, seorang kurir, tewas ditembak polisi di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Dari tangannya disita 20 kilogram sabu.
Adapun Sahrudin Effendi, seorang bandar yang masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Pekanbaru, meninggal karena penyakit yang dideritanya. "Saat ditemukan, ia muntah darah," ujar Kapolda Riau Inspektur Jenderal Agung Setya Imam Effendi.
Pada hari yang sama, polisi menangkap dua pelaku lain, yakni Samsul Bahri dan Simson Siahaan. Keempat nama itu terkait dalam satu sindikat. Kelompok ini terlacak ketika membawa sabu dari Dumai ke Pekanbaru menggunakan sebuah mobil. Sabu dibungkus dalam kemasan susu cokelat.
Prestasi juga ditorehkan Polda Jambi yang berhasil menyita 195 kilogram sabu. Empat tersangka ditangkap polisi. "Mereka mengemas 18 paket besar sabu yang disembunyikan dalam ban mobil cadangan. Sabu dari Malaysia masuk ke Jambi lewat pantai timur Sumatra lewat Batam-Tanjung Pinang dengan tujuan Kabupaten Tanjungjabung Timur," papar Kapolda Irjen Firman Shantyabudi. (RK/SL/N-2)
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved